Talaga (KEMENAG) — Siswi MAN 1 Majalengka, Khalisa Putri Ramadhani, berhasil melangkah ke tahap presentasi karya dalam ajang Accounting Essay Competition (AEC) yang diselenggarakan oleh Universitas Kuningan. Bertempat di Sekretariat Paskibra dan Pramuka MAN 1 Majalengka pada Senin (5/10/2026), peserta didik kelas XII-7 tersebut mempresentasikan gagasan kritikalnya di bidang Akuntansi setelah meraih nilai seleksi karya esai tertinggi.
Keikutsertaan Khalisa dalam kompetisi ini menjadi sarana strategis untuk mengasah keahlian analisis, logika berpikir kritis, serta keterampilan berkomunikasi secara sistematis. Dari sekian banyak pendaftar, panitia mendapuk tiga peserta terbaik untuk memaparkan argumen serta hasil pemikirannya di hadapan para dewan juri.

Guru Mata Pelajaran Ekonomi sekaligus pembimbing, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya yang konsisten menunjukkan potensi mendalam di bidang Akuntansi.
“Saya sebagai pembimbing merasa bangga dan terharu karena Khalisa hebat dan berhasil lolos. Khalisa sangat berpotensi dan memiliki minat di bidang Akuntansi, esai yang ditulisnya juga memang sebagus itu, jadi tidak heran ketika dia berhasil menjadi peraih nilai tertinggi karya esai tersebut,” ungkap Yuni.
Rangkaian pembimbingan dan presentasi esai ini dirancang untuk membekali peserta didik agar cermat mengolah informasi, menyusun argumentasi logis, dan melihat tantangan dari berbagai sudut pandang. Bagi MAN 1 Majalengka, partisipasi aktif pada ajang AEC merupakan wujud komitmen madrasah dalam mendorong kemandirian, kepercayaan diri, serta penguatan tradisi akademik siswa di luar pembelajaran kelas.
Keikutsertaan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi Khalisa untuk terus mengukir prestasi, sekaligus memantik motivasi bagi seluruh peserta didik MAN 1 Majalengka agar berani berkarya dan bersaing. Keberhasilan ini turut mendukung upaya Kementerian Agama dalam mewujudkan sumber daya manusia madrasah yang unggul, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar