Sindang (KEMENAG)– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan supervisi gabungan untuk KUA Kecamatan Sindang, KUA Kecamatan Sindangwangi, dan KUA Kecamatan Sukahaji pada Selasa (6/10/2026). Langkah ini diambil dalam upaya memperkuat profesionalisme aparatur serta mengoptimalkan fungsi Kantor Urusan Agama di tingkat kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diikuti oleh para penghulu, penyuluh agama Islam, serta seluruh staf KUA dari ketiga kecamatan tersebut. Turut hadir dan memimpin langsung kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., dengan didampingi oleh Kasi Bimas Islam, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai pembawa acara.
Dalam arahannya, Euis Damayanti menekankan lima poin strategis yang wajib menjadi perhatian seluruh pegawai KUA. Poin-poin tersebut meliputi pengetatan pendataan serta absensi harian seluruh personel untuk menjaga kedisiplinan dan tertib administrasi, serta pemanfaatan media sosial dan fitur siaran langsung secara bijak sebagai sarana edukasi keagamaan dan peningkatkan jangkauan layanan informasi publik melalui kreativitas digital.

Selain itu, Euis mengingatkan pentingnya pemenuhan standar kompetensi jabatan fungsional sesuai Keputusan Direktur Jenderal Nomor 193 Tahun 2026 sebagai bentuk persiapan penilaian kompetensi. Penilaian ini mencakup tes berbantuan komputer, wawancara, hingga kemampuan komunikasi manajerial dan sosial-kultural. Ia juga menegaskan perlunya menjadikan kejujuran, konsistensi, dan keteladanan sebagai budaya kerja utama, sekaligus membumikan empat indikator utama moderasi beragama, yakni antikekerasan, toleransi, penghormatan terhadap budaya lokal, dan komitmen kebangsaan.
“Supervisi ini bukan sekadar rutinitas evaluasi administrasi, melainkan momentum pembinaan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen pelayanan,” ujar Euis.
Ia berharap ke depan seluruh KUA di Kabupaten Majalengka mampu bertransformasi menjadi unit pelayanan publik yang adaptif di era digital. Menurutnya, KUA harus semakin dicintai masyarakat melalui pelayanan yang ramah, transparan, dan berintegritas, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, S.H.I., M.H., menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pembinaan langsung yang diberikan oleh Kepala Kantor Kemenag Majalengka beserta tim Bimas Islam.
“Kami menyambut hangat dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas arahan serta bimbingan dari Ibu Kepala Kemenag Majalengka dan Bapak Kasi Bimas Islam. Arahan ini menjadi pemantik semangat dan bahan evaluasi mendalam bagi kami di tingkat kecamatan,” kata Ilan.
Ilan menambahkan bahwa pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi dari kegiatan supervisi tersebut secara bersama-sama. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, kreativitas pelayanan publik, serta menjaga integritas demi mewujudkan KUA yang semakin profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan supervisi ini ditutup dengan doa bersama, membawa ikhtiar agar seluruh aparatur KUA senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Kontributor: Sayid Abdullah Yahya


Komentar