Berita Daerah KUA

Jelang Purnabakti, Didi Rosidi Tetap Tunjukkan Semangat Pengabdian

Palasah (KEMENAG) – Menjelang masa purnabakti yang tinggal menghitung hari, Didi Rosidi, S.Pd., Kepala Bagian Umum KUA Kecamatan Palasah, tetap menunjukkan semangat pengabdian melalui pelaksanaan tugas sehari-hari. Pada Selasa (13/10/2026), ia terlihat melakukan pengarsipan berkas di lingkungan kantor sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban administrasi dan keberlanjutan pelayanan. Dedikasi tersebut menjadi cerminan tanggung jawab seorang aparatur yang tetap bekerja dengan penuh kesungguhan hingga akhir masa tugasnya.

Didi Rosidi dijadwalkan memasuki masa pensiun terhitung mulai 30 Oktober 2026, setelah mengabdikan diri selama 36 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama. Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian penting dari pengabdiannya dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di berbagai satuan kerja. Meski masa purnabakti semakin dekat, semangat untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik tetap menjadi bagian dari kesehariannya.

Perjalanan karier Didi Rosidi dimulai pada 1990 ketika ia bertugas di lingkungan Kementerian Agama dan diperbantukan di SDN Loji Kobong, Sumberjaya. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdiannya di KUA Sindangwangi, kemudian berpindah ke KUA Sumberjaya dan KUA Leuwimunding, hingga akhirnya bertugas di KUA Palasah. Perpindahan tugas tersebut menjadi rangkaian pengalaman berharga yang memperkaya perjalanan profesionalnya selama lebih dari tiga dekade.

Selama menjalankan tugas, Didi Rosidi turut berperan dalam mendukung kelancaran administrasi perkantoran, termasuk pengelolaan dan pengarsipan dokumen. Baginya, pekerjaan administrasi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari tata kelola organisasi yang tertib dan bertanggung jawab. Pengarsipan yang baik membantu menjaga keamanan dokumen, memudahkan pencarian kembali berkas, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang akhir masa pengabdiannya, Didi Rosidi mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui bersama rekan-rekan kerja. Ia mengungkapkan bahwa selama puluhan tahun bertugas, banyak pengalaman berharga yang akan selalu dikenang, mulai dari kebersamaan, perjuangan, hingga berbagai pelajaran yang diperoleh dalam lingkungan kerja. Baginya, hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang terjalin selama bertugas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pengabdian.

Kajian Al-Hikam Kemenag Majalengka: Jangan Bergantung pada Pujian dan Penilaian Manusia

“Tidak terasa, perjalanan pengabdian yang begitu panjang akhirnya sampai di penghujung masa tugas. Banyak kenangan yang akan selalu tersimpan, mulai dari kebersamaan, perjuangan, hingga pelajaran berharga bersama rekan-rekan semua. Pensiun bukan berarti berhenti berkarya, melainkan memasuki babak baru kehidupan untuk lebih banyak bersyukur, berkumpul bersama keluarga, dan tetap bermanfaat bagi sesama,” ungkap Didi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas segala kebaikan yang telah diterimanya selama bekerja serta berharap tali persaudaraan tetap terjaga meskipun masa tugas telah berakhir.

Kisah pengabdian Didi Rosidi menjadi pengingat bahwa dedikasi seorang ASN tidak hanya diukur dari lamanya masa kerja, tetapi juga dari kesungguhan dalam menjalankan amanah hingga akhir pengabdian. Masa purnabakti bukanlah akhir dari kesempatan untuk berkarya dan memberi manfaat, melainkan awal dari fase kehidupan yang baru. Semangat, ketekunan, dan nilai kebersamaan yang telah dibangun selama 36 tahun diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar KUA Palasah untuk terus menjaga profesionalisme, integritas, dan semangat melayani masyarakat.

Kontributor: Surya Darma Batu Bara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *