Berita Daerah

Kemah Besar MTsN 1 Majalengka, Latih Kemandirian dan Bentuk Karakter Siswa

Leuwimunding (KEMENAG) — Ratusan siswa MTsN 1 Majalengka mengikuti pemberangkatan Kemah Besar yang diawali dengan upacara di halaman utama madrasah, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berpusat di Bumi Perkemahan Indrakila, Kecamatan Sindang, ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar mandiri, mengasah kedisiplinan, serta memperkuat kebersamaan melalui pengalaman langsung di alam terbuka.

Upacara pemberangkatan berlangsung tertib dan penuh antusias. Setelah pemimpin pasukan menyiapkan barisan, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hj. Eli Purwati, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Ia menyampaikan amanat mewakili Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) MTsN 1 Majalengka yang berhalangan hadir karena mengikuti agenda Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.

Dalam amanatnya, Eli mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan perkemahan dengan semangat, disiplin, dan kegembiraan. Ia mengingatkan bahwa pengalaman belajar di alam terbuka akan memberikan manfaat apabila dijalani dengan kesungguhan serta tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan.

“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Jadikan perkemahan ini sebagai wadah belajar di alam terbuka yang menyenangkan, namun tetap utamakan menjaga kesehatan serta keselamatan diri masing-masing,” ujar Eli di hadapan para peserta.

Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa sebelum menjalani berbagai aktivitas selama perkemahan. Selain mempersiapkan diri mengikuti kegiatan, peserta juga perlu memahami pentingnya menaati aturan, menjaga kondisi fisik, serta saling memperhatikan satu sama lain selama berada di lokasi perkemahan.

Gelar Kajian dan Shalat Duha, MTsN 5 Majalengka Tekankan Pentingnya Menjaga Lisan

Bagi MTsN 1 Majalengka, Kemah Besar memiliki arti lebih dari sekadar kegiatan kepramukaan di luar lingkungan madrasah. Perkemahan menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk karakter melalui pengalaman nyata. Siswa berkesempatan melatih tanggung jawab, mengatur kebutuhan pribadi, mengikuti arahan pembina, serta belajar menyelesaikan berbagai tantangan secara bersama-sama.

Nilai kemandirian dan kedisiplinan menjadi bagian penting dari proses tersebut. Dalam kehidupan perkemahan, peserta dituntut untuk menaati jadwal, menjalankan tugas, menjaga perlengkapan, dan menghormati sesama anggota regu. Kebiasaan sederhana itu dapat membantu siswa membangun sikap bertanggung jawab yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Eli juga menegaskan bahwa kegiatan ini diarahkan untuk membentuk peserta didik yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia. Melalui interaksi antarsiswa, perkemahan diharapkan mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan kemampuan bekerja sama tanpa membedakan latar belakang maupun kemampuan masing-masing.

Pengalaman belajar bersama di alam terbuka juga memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial. Mereka belajar mendengarkan pendapat, berbagi tugas, menghargai peran teman, dan mengutamakan kepentingan kelompok. Sikap tersebut menjadi bekal untuk membangun lingkungan madrasah yang tertib, saling menghargai, dan mendukung proses belajar.

Agar tujuan kegiatan tercapai, para pembina dan pendamping pramuka akan melakukan evaluasi secara berkala selama perkemahan. Evaluasi ini diarahkan untuk memantau pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan materi kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecakapan hidup atau life skills dapat dipahami serta diterapkan oleh para peserta.

Kolaborasi Sains dan Seni, Siswa MTsN 12 Majalengka Ciptakan Beragam Produk Inovatif

Pendampingan tersebut juga penting untuk menjaga agar setiap aktivitas berlangsung sesuai arahan dan memperhatikan keselamatan siswa. Dengan bimbingan pembina, pengalaman yang diperoleh selama perkemahan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan berkembang menjadi kebiasaan positif yang dapat diterapkan setelah peserta kembali ke madrasah.

Suasana pelepasan semakin meriah ketika seluruh peserta menyuarakan tepuk pramuka secara bersama-sama. Semangat yang terlihat di halaman madrasah menjadi pengantar keberangkatan rombongan menuju Bumi Perkemahan Indrakila, Kecamatan Sindang, untuk mengikuti rangkaian Kemah Besar.

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Majalengka berupaya menghadirkan pendidikan karakter yang berjalan beriringan dengan pembelajaran di kelas. Pengetahuan akademik tetap penting, tetapi siswa juga perlu memiliki ketangguhan, kepedulian, kemampuan bekerja sama, serta akhlak yang baik untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Keluarga besar MTsN 1 Majalengka berharap pengalaman selama perkemahan dapat membekas dalam diri setiap peserta dan tercermin melalui perilaku sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat. Upaya ini sekaligus mendukung penguatan pendidikan madrasah di bawah Kementerian Agama agar mampu melahirkan generasi yang berkarakter, moderat, mandiri, dan berdaya saing.

Kontributor : Pipit Laila Fitri
Editor: D.Win

Bimas Islam Kemenag Majalengka Supervisi NR di Tiga KUA, Perkuat Disiplin dan Kinerja ASN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *