Berita Daerah

Perkuat Integritas, Guru MTsN 11 Majalengka Kompak Ikuti Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Cingambul (KEMENAG) — Sejumlah guru MTsN 11 Majalengka mengikuti pengisian pemetaan potensi konflik kepentingan (conflict of interest atau COI) melalui laman resmi siapi.kemenag.go.id di kantor guru madrasah, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., yang meminta seluruh guru hadir agar proses pengisian dapat dilakukan bersama-sama.

Pelaksanaan secara bersama tersebut bertujuan memudahkan para guru untuk saling membantu apabila mengalami kendala selama mengakses dan mengisi instrumen pemetaan. Selain itu, kebersamaan ini menjadi wujud dukungan terhadap upaya penguatan integritas dan kesadaran akan pentingnya mencegah potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas.

Dalam prosesnya, sejumlah guru menghadapi kendala teknis, seperti kegagalan masuk ke akun (gagal login) dan laman yang membutuhkan waktu cukup lama untuk dimuat (loading). Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan tingginya jumlah pengguna yang mengakses server secara bersamaan dari berbagai daerah.

Meskipun menghadapi kendala, para guru tetap bersemangat dan berusaha menyelesaikan pengisian sesuai petunjuk yang tersedia. Mereka saling berbagi informasi dan membantu rekan yang mengalami kesulitan agar proses pengisian dapat berjalan sebaik mungkin.

Maman Supratman, S.Sos., salah seorang guru yang mengikuti kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pengisian bersama memberikan manfaat karena para guru dapat saling membantu ketika menghadapi persoalan teknis.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

“Pengisian bersama seperti ini sangat membantu karena kami bisa saling bertanya dan mencari solusi ketika mengalami kendala. Walaupun akses laman terkadang lambat atau sulit masuk, kami tetap berusaha menyelesaikan pengisian sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap integritas,” ujar Maman.

Hingga kegiatan berlangsung, beberapa guru ada yang telah berhasil menyelesaikan pengisian pemetaan, sedangkan guru lainnya masih mengalami kendala dan melanjutkan proses tersebut di rumah masing-masing. Upaya penyelesaian tetap dilakukan agar seluruh guru dapat menuntaskan pengisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, MTsN 11 Majalengka menunjukkan komitmen untuk mendukung penguatan integritas di lingkungan kerja. Pemetaan potensi konflik kepentingan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pegawai dalam mengenali dan mengantisipasi situasi yang berpotensi memengaruhi objektivitas serta profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Kontributor: Riyan Mardiyana

Perkuat Tata Kelola BMN dan Keprotokolan, MTsN 5 Majalengka Terima Pendampingan Tim Pusat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *