Jatiwangi (KEMENAG) — Tim Keamanan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka memperkuat pengawasan kedatangan siswa di gerbang madrasah pada Rabu (7/10/2026) pagi. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan siswa mematuhi ketentuan waktu masuk sekaligus membangun kebiasaan datang tepat waktu sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Petugas keamanan berjaga di gerbang utama sejak waktu kedatangan siswa. Selain memantau arus masuk peserta didik, petugas memberikan pengingat dan teguran kepada siswa yang datang mendekati atau melewati batas waktu yang telah ditetapkan madrasah.
Pengawasan dilakukan secara langsung dengan pendekatan persuasif, tetapi tetap tegas. Siswa diarahkan untuk memahami bahwa ketepatan waktu merupakan bagian dari kedisiplinan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Petugas Keamanan MAN 3 Majalengka, Adi Paryadi, mengatakan pengawasan di gerbang menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menghargai waktu.
“Kami mengingatkan siswa agar membiasakan datang tepat waktu. Pengawasan di gerbang bukan sekadar menegur siswa yang terlambat, tetapi membangun kesadaran bahwa waktu harus dihargai dan tata tertib madrasah harus dipatuhi,” ujar Adi Paryadi.
Menurutnya, datang tepat waktu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan diri sebelum pembelajaran berlangsung. Kebiasaan tersebut juga membantu menjaga ketertiban pada awal kegiatan belajar mengajar.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan arahan secara langsung kepada siswa yang belum memenuhi ketentuan waktu kedatangan. Pendekatan edukatif tersebut diutamakan agar penegakan disiplin tidak berhenti pada teguran, tetapi mendorong siswa memahami alasan di balik aturan yang diterapkan.
Pengawasan kedatangan juga menjadi bagian dari upaya madrasah menciptakan suasana belajar yang tertib. Siswa yang telah berada di lingkungan madrasah sebelum pembelajaran dimulai memiliki waktu untuk mempersiapkan perlengkapan dan mengikuti kegiatan pembelajaran sejak awal.
Melalui pengawasan di gerbang, Tim Keamanan MAN 3 Majalengka turut mengambil peran dalam membangun budaya disiplin siswa. Ketepatan waktu diharapkan menjadi kebiasaan yang tidak hanya berlaku saat berada di madrasah, tetapi juga terbawa dalam aktivitas siswa sehari-hari.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar