Jatiwangi (KEMENAG)— Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka, Hj. Ela Nurlaela, M.Pd., mengajak seluruh warga madrasah menjadikan Pancasila sebagai pijakan dalam menghadapi tantangan modernitas sekaligus menjaga komitmen kebangsaan. Pesan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan MAN 3 Majalengka, Kamis (1/10/2026).
Upacara diikuti guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik MAN 3 Majalengka. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran warga madrasah terhadap nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta berbagai tantangan kehidupan generasi muda.
Bertindak sebagai pembina upacara, Hj. Ela Nurlaela menekankan pentingnya memahami Pancasila bukan hanya sebagai materi yang dihafalkan, tetapi sebagai nilai yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Pancasila bukan sekadar hafalan atau simbol semata, melainkan ideologi yang harus kita internalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah arus modernitas dan tantangan global saat ini, komitmen berbangsa dan bernegara harus terus kita perkuat dengan menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” ujar Hj. Ela Nurlaela.
Ia juga mengingatkan warga madrasah agar kemajuan zaman tidak membuat generasi muda kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman perlu berjalan beriringan dengan sikap menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Upacara berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan berupa pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta doa bersama.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila tersebut juga dimanfaatkan madrasah untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman menjadi bagian yang terus ditanamkan dalam kehidupan madrasah.
MAN 3 Majalengka selanjutnya berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dalam berbagai kegiatan pembelajaran, pembinaan karakter, dan ekstrakurikuler. Langkah tersebut diharapkan dapat membentuk peserta didik yang mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap persatuan dan kehidupan berbangsa.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, warga MAN 3 Majalengka meneguhkan kembali komitmen untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari kehidupan madrasah. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum upacara, tetapi tercermin dalam perilaku sehari-hari seluruh warga madrasah.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar