Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menggelar apel gabungan yang diikuti pejabat Kemenag, kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, ASN KUA Majalengka, serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Majalengka, Senin (5/10/2026). Apel yang dilaksanakan di halaman kantor Kemenag Majalengka tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan perhatian terhadap agenda pelayanan yang berlangsung di masing-masing unit kerja.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Kankemenag Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menyampaikan bahwa apel gabungan memiliki arti penting untuk memudahkan koordinasi di tengah padatnya agenda Kementerian Agama. Pertemuan bersama tersebut juga menjadi kesempatan bagi pimpinan untuk menyampaikan informasi dan memastikan berbagai tugas dapat berjalan sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Apel gabungan ini memudahkan koordinasi, terlebih agenda hari ini cukup padat,” ujar Euis dalam arahannya.
Ia kemudian menyampaikan sejumlah agenda yang tengah menjadi perhatian di berbagai seksi. Pada Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), terdapat 16 madrasah di Kabupaten Majalengka yang mendapatkan bantuan Presiden dan perlu mendapatkan pemantauan. Pada hari yang sama juga berlangsung sejumlah agenda lain, di antaranya Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat provinsi serta AKGTK.
Di bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), agenda yang berjalan meliputi Radintap Penghulu dan supervisi nikah dan rujuk (NR). Sementara itu, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) akan menerima kedatangan Dinas Pendidikan untuk membahas guru-guru Pendidikan Agama Islam yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Aktivitas juga berlangsung di Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Tim dijadwalkan melakukan visitasi pesantren terkait izin operasional (IJOP), sekaligus mendorong optimalisasi pemutakhiran data melalui EMIS.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) memiliki agenda sosialisasi zakat yang akan dilaksanakan secara berkeliling selama 13 hari. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat sekaligus memperkuat layanan di bidang zakat dan wakaf.
Di hadapan peserta apel, Euis juga kembali mengingatkan pentingnya pemberitaan kegiatan Kementerian Agama. Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada publik perlu dikemas secara informatif dan memiliki dampak yang jelas bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa pemberitaan di lingkungan Kankemenag Majalengka akan diklasifikasikan ke dalam dua kelompok besar, yakni pemberitaan madrasah dan KUA. Pembagian tersebut diharapkan memudahkan pengelolaan informasi sekaligus membuat kiprah layanan Kementerian Agama lebih mudah diketahui masyarakat.
“Pemberitaan harus informatif dan ada dampaknya untuk masyarakat,” pesannya.
Menurut Euis, pemberitaan bukan sekadar mencatat kegiatan yang telah dilaksanakan. Informasi yang disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Agama perlu memberikan gambaran mengenai manfaat, pelayanan, program, maupun capaian yang dapat diketahui dan dirasakan masyarakat.
Apel gabungan juga menjadi momentum perpisahan bagi dua pegawai yang melanjutkan tugas di tempat berbeda. Kankemenag Majalengka melepas Pengawas Madrasah M. Jamil, S.Ag. dan Hj. Iis Kisamah dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
Kepada jajaran pengawas madrasah, Euis mengingatkan agar fungsi kepengawasan tetap berjalan secara optimal. Ia meminta para pengawas melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal agar pendampingan serta pengawasan terhadap madrasah tetap terjaga.
“Kepengawasan harus berlangsung optimal. Jadi, untuk pengawas silakan laksanakan tupoksinya semaksimal mungkin,” tegasnya.
Setelah arahan Kepala Kankemenag, apel dilanjutkan dengan pembacaan peringkat kontributor berita terbanyak periode September 2026 oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag. Pengumuman tersebut menjadi bagian dari perhatian Kankemenag terhadap kontribusi satuan kerja dalam menyampaikan informasi kegiatan dan layanan kepada publik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada kontributor berita terbanyak periode September 2026. Kontributor berita terbanyak bulan September yaitu MAN 1 Majalengka dan KUA Malausma. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap satker yang aktif mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan di lingkungan Kementerian Agama Majalengka.
Pada kesempatan yang sama, tim penggiat literasi MTs di lingkungan Kankemenag Majalengka menyerahkan buku Mozaik Sejarah Lokal Majalengka kepada Kepala Kankemenag Majalengka. Penyerahan buku tersebut menambah warna pada apel gabungan, sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas di lingkungan madrasah turut memberi ruang bagi penguatan literasi dan pengenalan sejarah lokal.
Melalui apel gabungan, berbagai agenda yang berlangsung di lingkungan Kankemenag Majalengka dapat diketahui secara bersama, sementara arahan pimpinan menjadi pijakan bagi setiap unit untuk menjalankan tugas masing-masing. Di tengah padatnya pekerjaan, koordinasi dan penyampaian informasi yang baik menjadi bagian penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan terarah dan memberi manfaat yang nyata.


Komentar