Berita Kemenag

Sinergi Kemenag dan Dinkes Majalengka Perkuat Pelayanan Kesehatan Reproduksi Catin dan Program KB

Majalengka (KEMENAG) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Pertemuan Peningkatan Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Calon Pengantin (Catin) dan Keluarga Berencana (KB). Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka pada Rabu (30/9/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) serta Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Majalengka. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud penguatan sinergi lintas sektor dalam mengawal kesehatan calon pengantin di tingkat kecamatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, dr. Dini Azora, M.A.R.S. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara instansi keagamaan dan kesehatan untuk memastikan calon pasangan suami istri mendapatkan edukasi serta pelayanan kesehatan yang optimal sebelum melangsungkan pernikahan.

Pada sesi penyampaian materi, Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Hj. Endeh Dedeh, S.K.M., memaparkan materi bertajuk “Persamaan Persepsi Tentang Imunisasi TT”. Dalam paparannya, beliau menekankan beberapa poin krusial, di antaranya target capaian status T2 Plus bagi wanita usia subur dan ibu hamil di Kabupaten Majalengka, efektivitas imunisasi yang mengandung Antigen Tetanus (T) dalam mencegah infeksi tetanus, serta penyesuaian definisi operasional dan metode perhitungan indikator capaian di lapangan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Majalengka, Sofyan Firdaus berharap terbangun pemahaman yang seragam di antara jajaran KUA dan Puskesmas mengenai pentingnya skrining kesehatan serta imunisasi bagi catin. Sinergi operasional di lapangan diharapkan semakin solid sehingga alur pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal, sekaligus berkontribusi positif dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Majalengka.

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Kontributor : Pupung Purnama Giri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *