Berita Daerah

Saling Asah Kemampuan, Marching Band MTsN 2 Majalengka Terapkan Latihan Antartim

Jatiwangi (Kemenag) — Kegiatan ekstrakurikuler marching band MTsN 2 Majalengka terus menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sekaligus belajar bekerja sama. Dalam latihan yang berlangsung Selasa (29/9/2026), Team 1 mendapat kesempatan untuk melatih Team 2 dengan pendampingan Guru MTsN 2 Majalengka, Zulfah S.Kom.I.

Latihan tersebut berlangsung secara bertahap dengan Team 1 memberikan arahan dan contoh kepada anggota Team 2. Siswa tidak hanya berlatih memainkan alat musik marching band, tetapi juga belajar memperhatikan teknik, mengikuti arahan, menjaga tempo, dan membangun kekompakan dalam kelompok.

Kegiatan latihan antartim tersebut memberikan kesempatan kepada siswa yang telah lebih dahulu menguasai materi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anggota tim lainnya. Pola latihan seperti ini juga mendorong siswa untuk belajar bertanggung jawab terhadap perkembangan teman satu tim.

Zulfah mengatakan, latihan bersama antartim menjadi kesempatan bagi siswa untuk saling belajar. Menurutnya, siswa yang sudah lebih menguasai materi dapat membantu teman-temannya, sekaligus belajar berkomunikasi dan bertanggung jawab ketika memberikan arahan.

“Latihan seperti ini bagus untuk anak-anak karena mereka bisa saling belajar. Team 1 yang sudah lebih memahami materi dapat membantu Team 2, sementara anak-anak juga belajar bagaimana menyampaikan arahan, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap timnya,” ujar Zulfah.

Supervisi Tiga KUA, Kasi Bimas Islam Majalengka Tekankan Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi

Ia berharap proses latihan tersebut dapat membantu Team 2 semakin menguasai materi dan membangun kekompakan dalam bermain marching band.

“Yang paling penting bukan hanya bisa memainkan alat musiknya, tetapi bagaimana mereka bisa bermain bersama dengan kompak, disiplin, dan saling mendukung,” tambahnya.

Melalui latihan bersama, Team 1 dan Team 2 dapat saling belajar serta memperkuat kemampuan masing-masing. Bagi Team 1, kesempatan melatih teman menjadi pengalaman untuk mengembangkan kemampuan memimpin dan berkomunikasi, sedangkan Team 2 memperoleh kesempatan belajar langsung dari siswa yang telah lebih memahami materi latihan.

Latihan marching band tersebut menjadi bagian dari pembinaan ekstrakurikuler di MTsN 2 Majalengka. Selain mengasah keterampilan bermusik, kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kekompakan yang dibutuhkan dalam setiap penampilan marching band.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *