Jatiwangi (KEMENAG) — Pembelajaran IPA di MTsN 2 Majalengka tidak hanya berlangsung melalui penjelasan teori di kelas. Siswa kelas VII mengikuti praktikum untuk memahami perubahan wujud benda dari cair menjadi padat dengan mempraktikkan secara langsung proses pembuatan es krim sederhana, Kamis (24/9/2026).
Praktikum tersebut didampingi oleh guru mata pelajaran IPA, Dessy Herniany, S.T. Dalam kegiatan ini, siswa menggunakan bahan dan alat sederhana berupa adonan cair, kaleng, es batu, serta garam kasar.
Siswa memasukkan adonan ke dalam kaleng, kemudian menempatkannya di antara es batu yang telah dicampur dengan garam kasar. Kaleng tersebut kemudian diputar atau digerakkan secara berulang hingga adonan mengalami perubahan tekstur dan berubah menjadi es krim.
Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengamati secara langsung proses perubahan wujud dari zat cair menjadi padat. Penggunaan es batu dan garam kasar membantu menciptakan kondisi yang lebih dingin sehingga adonan dapat membeku.
Dessy Herniany mengatakan bahwa praktikum dipilih agar siswa tidak hanya memahami konsep perubahan wujud melalui teori, tetapi juga dapat melihat dan mengalami prosesnya secara langsung.
“Melalui praktikum ini, siswa dapat mengamati secara langsung bagaimana bahan yang awalnya berbentuk cair dapat berubah menjadi padat. Dengan menggunakan alat dan bahan sederhana, konsep perubahan wujud benda menjadi lebih mudah dipahami karena mereka melihat sendiri prosesnya,” ujar Dessy.
Kegiatan praktikum juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sama, mengikuti langkah-langkah percobaan, serta mengamati hasil yang diperoleh. Dengan demikian, pembelajaran IPA menjadi lebih kontekstual dan dekat dengan pengalaman sehari-hari siswa.
Praktikum pembuatan es krim tersebut menjadi salah satu cara MTsN 2 Majalengka menghadirkan pembelajaran IPA yang aktif dan menyenangkan, sekaligus membantu siswa menghubungkan konsep ilmiah dengan peristiwa yang dapat mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor : Rika Gayatri


Komentar