Berita Daerah MAN

Poster Promosi, Cara Kreatif Murid XI.11 Belajar Teks Persuasi

Rajagaluh (KEMENAG) Murid kelas XI.11 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia yang dipandu oleh Yolla Sucigartina Oktavia, S.Pd. Rabu (16/9/2026). Pembelajaran kali ini mengangkat materi poster sebagai teks persuasi sekaligus dilanjutkan dengan proyek membuat poster promosi.

Dalam pembelajaran tersebut, murid terlebih dahulu memahami poster sebagai salah satu bentuk teks persuasi. Poster tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dirancang untuk memengaruhi atau mengajak pembaca melakukan sesuatu melalui penggunaan bahasa, gambar, dan tata letak yang menarik.

Murid mempelajari unsur-unsur penting dalam poster, mulai dari pemilihan kata yang singkat dan persuasif, kejelasan pesan, penggunaan ilustrasi yang relevan, hingga penyusunan tampilan visual yang mampu menarik perhatian. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan melalui proyek pembuatan poster promosi.

Melalui proyek ini, murid dituntut untuk menuangkan gagasan secara kreatif sekaligus memperhatikan efektivitas bahasa yang digunakan. Poster yang dibuat diharapkan mampu menyampaikan informasi produk atau kegiatan secara jelas serta mendorong pembaca untuk tertarik terhadap pesan yang disampaikan.

Yolla mengatakan, pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada murid untuk menerapkan secara langsung konsep teks persuasi yang telah dipelajari.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

“Melalui materi poster sebagai teks persuasi, murid belajar bahwa sebuah pesan tidak hanya harus informatif, tetapi juga mampu menarik perhatian dan mengajak pembaca. Karena itu, mereka mencoba menerapkan penggunaan bahasa persuasif melalui proyek poster promosi,” ungkap Yolla.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi murid untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah bahasa dan visual.

“Harapannya, murid tidak hanya memahami teori tentang teks persuasi, tetapi mampu menghasilkan karya yang komunikatif, kreatif, dan sesuai dengan tujuan poster yang dibuat,” tambah Yolla.

Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui proyek poster promosi tersebut menjadi pengalaman bagi murid untuk menggabungkan keterampilan berbahasa dengan kreativitas visual. Dengan demikian, materi teks persuasi dapat dipahami tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik menghasilkan karya yang memiliki tujuan komunikasi yang jelas.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Kasubag TU Ajak Pramuka MTsN 10 Majalengka Jaga Alam dan Bangun Karakter Positif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *