Jatitujuh (KEMENAG) — Wujud kepedulian terhadap peserta didik tidak hanya ditunjukkan saat berada di lingkungan madrasah. Pembina OSIS MTsN 7 Majalengka, Eman Rusmana, S.Pd., melakukan home visit ke rumah Sahara, salah seorang anggota tim futsal putri MTsN 7 Majalengka yang sedang mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki, Senin (14/9/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan di kediaman Sahara yang berada di Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Selain sebagai bentuk perhatian dan kepedulian, home visit ini juga menjadi sarana untuk memberikan dukungan moral serta motivasi kepada Sahara agar tetap semangat menjalani masa pemulihan.
Sebagai salah seorang pembina yang turut memberikan perhatian terhadap kegiatan dan perkembangan peserta didik, Eman Rusmana menyampaikan bahwa kondisi kesehatan murid menjadi bagian penting yang perlu mendapatkan perhatian dari madrasah.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Sahara sekaligus memberikan semangat agar ia tidak merasa sendiri dalam menghadapi cedera yang dialaminya. Sebagai pembina, kami tentu berharap Sahara segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama teman-temannya,” ujar Eman Rusmana.
Menurut Eman, cedera bukan alasan bagi peserta didik untuk kehilangan semangat. Masa pemulihan justru dapat dimanfaatkan untuk menjaga motivasi, tetap berpikir positif, dan mengikuti arahan yang diberikan agar kondisi dapat berangsur membaik.
“Kami memberikan motivasi agar Sahara tetap sabar dan semangat. Untuk sementara, yang paling penting adalah menjaga kondisi dan fokus pada pemulihan. Setelah benar-benar pulih, ia dapat kembali mengikuti kegiatan olahraga dan futsal secara bertahap,” tambahnya.
Kegiatan home visit tersebut juga menunjukkan bahwa pembinaan peserta didik di MTsN 7 Majalengka tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik maupun nonakademik, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan dan kepedulian terhadap kondisi peserta didik.
Bagi anggota tim futsal putri, dukungan dari pembina dan madrasah diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi Sahara untuk tetap optimistis. Semangat kebersamaan dan perhatian tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik yang saling peduli dan mendukung satu sama lain.
Melalui kegiatan home visit, MTsN 7 Majalengka terus memperkuat budaya kepedulian terhadap peserta didik. Kehadiran pembina secara langsung di tengah kondisi murid diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dan keluarga peserta didik.
Kontributor: Suratman


Komentar