Jatitujuh (KEMENAG) — Kepolisian Sektor (Polsek) Jatitujuh bersama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Majalengka terus memperkuat sinergi dalam mencegah kenakalan remaja melalui kegiatan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi para siswa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, (11/9/2026), bertempat di Aula MTsN 7 Majalengka.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi langkah edukatif untuk membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai peran dan tanggung jawab sebagai pelajar, pentingnya menaati tata tertib madrasah, serta ajakan untuk menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Materi juga menekankan pencegahan terhadap perundungan (bullying), tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Pihak Polsek Jatitujuh menekankan bahwa terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara kepolisian, madrasah, orang tua, dan masyarakat dinilai penting untuk membangun ruang pendidikan yang mampu mendukung perkembangan karakter dan prestasi peserta didik.
Kepala MTsN 7 Majalengka menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan sinergi Polsek Jatitujuh dalam memberikan pembinaan kepada para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini karena memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga diri, menaati aturan, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja. Kami berharap sinergi antara MTsN 7 Majalengka dan Polsek Jatitujuh dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga madrasah menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa untuk belajar dan berprestasi,” ungkap Kepala MTsN 7 Majalengka.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak. Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah siswa diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga ketertiban dan bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Melalui kegiatan tersebut, MTsN 7 Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya madrasah yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi. Sinergi dengan Polsek Jatitujuh diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif sekaligus mendorong lahirnya pelajar yang memiliki karakter kuat, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kontributor: Suratman


Komentar