Kertajati (KEMENAG) — Semangat berprestasi kembali ditunjukkan siswa MTsN 8 Majalengka dengan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten/Kota. Pada Selasa (8/9/2026), para peserta berangkat menuju titik lokasi pelaksanaan OMI yang bertempat di MAN 3 Majalengka, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.
Para siswa didampingi dan diantar langsung oleh Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka, H. Sabur Gunawan, S.Pd., M.Pd., menuju lokasi pelaksanaan. Kehadiran pimpinan madrasah tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi para peserta agar mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri.
OMI 2026 merupakan ajang talenta sains yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan terbuka bagi peserta didik madrasah maupun sekolah umum. Pada tingkat kabupaten/kota, pelaksanaan kompetisi berlangsung secara Computer-Based Test (CBT) di titik lokasi yang telah ditentukan panitia. Berdasarkan jadwal resmi OMI, pelaksanaan tingkat kabupaten/kota berlangsung pada 7–9 September 2026.
MAN 3 Majalengka menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan OMI di wilayah Jatiwangi. Madrasah tersebut beralamat di Jl. Lanud S. Sukani No. 110, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.
Bagi siswa MTsN 8 Majalengka, keikutsertaan dalam OMI bukan sekadar tentang meraih juara. Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, membangun keberanian, sekaligus belajar berkompetisi secara sehat dengan peserta didik dari madrasah dan sekolah lainnya.
H. Sabur Gunawan, S.Pd., M.Pd., selaku Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka, menyampaikan harapannya agar para siswa dapat memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti OMI.
“Semoga anak-anak dapat mengikuti OMI dengan baik, mampu memberikan kemampuan terbaiknya, dan mudah-mudahan bisa meraih prestasi. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk terus berkembang dan lebih percaya diri,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi para peserta sebelum memasuki ruang kompetisi. Dengan persiapan yang telah dilakukan, para siswa diharapkan mampu mengerjakan setiap soal dengan tenang, teliti, dan penuh keyakinan.
OMI 2026 sendiri dirancang sebagai instrumen pembinaan talenta sains nasional. Kompetisi ini mengintegrasikan penguasaan sains dengan nilai-nilai keagamaan serta menekankan budaya kompetisi yang jujur, objektif, dan berintegritas.
Keikutsertaan siswa MTsN 8 Majalengka di OMI menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus membangun mental kompetitif.


Komentar