Rajagaluh (KEMENAG) – Menyambut pagi yang penuh keberkahan di sayyidul ayyam (tuannya hari), ratusan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka kembali memadati lapangan utama pada Jumat (11/9/2026). Dengan duduk bersila dan penuh kekhusyukan, seluruh peserta didik mengikuti agenda rutin Pembiasaan Ngaji Bareng yang dipandu langsung oleh Maesaroh, S.Pd.I., M.Pd.
Program pembiasaan rohani yang telah berjalan konsisten selama beberapa minggu terakhir ini sukses menjadi jantung spiritual di lingkungan madrasah. Kegiatan ini memiliki kurikulum pembiasaan yang tertata, di mana setiap hari Jumat memiliki agenda kekhususan tersendiri. Jika pada hari-hari sebelumnya siswa dilatih melantunkan surah pilihan atau membedah makna Al-Qur’an, maka khusus hari Jumat, seluruh siswa diajak untuk melantunkan Surah Yasin secara serentak.
Suasana di lapangan madrasah terasa semakin syahdu tatkala pembacaan ayat suci tersebut dilanjutkan dengan untaian doa bersama. Doa ini secara khusus dipanjatkan untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi kedua orang tua, serta mengirimkan ampunan dan rahmat bagi keluarga, kerabat, maupun para guru yang telah mendahului menghadap Sang Pencipta.
Mengawal langsung jalannya pembiasaan pagi ini, Maesaroh, S.Pd.I., M.Pd., tampak terharu melihat antusiasme dan kekhusyukan ratusan anak didiknya yang menundukkan kepala saat melantunkan doa. Di akhir sesi kegiatan, ia memberikan penguatan rohani sekaligus menitipkan rekomendasi yang sangat mendalam kepada seluruh peserta didik.
“Membaca Surah Yasin dan mendoakan orang tua yang kita laksanakan pagi ini adalah bentuk birrul walidain (bakti kepada orang tua) yang paling nyata dari seorang anak. Ibu sangat merekomendasikan agar pembiasaan mulia ini tidak hanya kalian lakukan saat berkumpul di lapangan madrasah ini saja. Bawalah kebiasaan ini ke rumah. Jadikanlah rutinitas pribadi kalian, minimal setiap malam Jumat atau di setiap akhir salat fardu. Teruslah kirimkan doa untuk orang tua kita, baik yang masih menemani kita maupun yang sudah tiada, karena doa dari anak-anak yang saleh dan salehah adalah amal jariyah yang cahayanya tak akan pernah terputus bagi mereka di alam sana,” pesan Maesaroh dengan nada yang lembut dan menyentuh kalbu.
Pelaksanaan rutinitas Ngaji Bareng di hari Jumat ini menjadi bukti nyata bahwa MTsN 12 Majalengka tidak hanya mendidik siswanya agar cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga senantiasa mengasah kelembutan hati dan empati mereka. Melalui penanaman nilai-nilai spiritual yang berkesinambungan ini, madrasah optimis mampu melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia, senantiasa mengingat akar spiritualnya, dan menjadi penyejuk hati bagi kedua orang tuanya kelak.
Kontributor: Mohammad Rega Permana


Komentar