Berita Daerah

Semarak Seni di MTsN 14 Majalengka, Ekstrakurikuler Tari Terus Lahirkan Karya dan Prestasi

Sukahaji (KEMENAG) – Kreativitas dan kecintaan terhadap seni terus tumbuh di kalangan siswa MTs Negeri 14 Majalengka. Dengan penuh semangat, para siswi secara rutin berlatih berbagai jenis tarian. Sejumlah karya tari telah berhasil mereka kuasai dan tampilkan dalam berbagai kesempatan. Di antaranya Tari Saman, Tari Dangiang Pasir Pakuan, Tari Nyi Ronggeng, serta Rampak Kendang, yang latihan gerakan dasarnya dilakukan pada Selasa, (09/09/2026).

Salah satu ekstrakurikuler kesenian yang cukup aktif adalah seni tari. Ekstrakurikuler yang berada di bawah asuhan Rini Tri Nur Indriati, S.Pd. tersebut kini diikuti sekitar 38 siswi yang memiliki minat dan bakat dalam bidang seni tari.

Berbagai tarian tersebut bukan sekadar menjadi materi latihan. Para anggota ekstrakurikuler seni tari telah membuktikan kemampuan mereka melalui penampilan dalam berbagai kegiatan penting di madrasah maupun di luar madrasah. Mereka kerap dipercaya tampil dalam acara perpisahan, demo ekstrakurikuler pada kegiatan penerimaan peserta didik baru, serta berbagai perlombaan di tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Garapan Baru: Tari Senggot

Di tengah kesibukan melatih berbagai tarian, Rini Tri Nur Indriati kini tengah menggarap sebuah karya baru yang diharapkan dapat semakin memperkaya khazanah seni di MTsN 14 Majalengka, yaitu Tari Senggot.

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

Tari Senggot memiliki karakter yang kuat. Tarian ini menggambarkan sosok perempuan yang lincah, dinamis, dan perkasa, yang dituangkan melalui pengembangan gerak-gerak tradisional Pasundan.

Melalui tarian tersebut, para siswi tidak hanya belajar mengenai teknik gerak dan kekompakan, tetapi juga diajak memahami nilai budaya yang terkandung dalam sebuah karya seni. Setiap gerakan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Sunda kepada generasi muda.

Bagi Rini, kegiatan seni tari bukan hanya tentang kemampuan tampil di atas panggung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar disiplin, kerja sama, percaya diri, tanggung jawab, serta mencintai budaya daerah.

Bukan Hanya Seni Tari

Semarak kegiatan kesenian di MTsN 14 Majalengka juga tidak berhenti pada seni tari. Madrasah memberikan ruang yang cukup luas bagi siswa untuk mengembangkan berbagai potensi seni melalui sejumlah ekstrakurikuler lainnya.

Menjelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, OSIS MTsN 10 Majalengka Gelar Persiapan Matang

Beberapa di antaranya adalah hadroh, marching band, angklung, paduan suara, dan berbagai kegiatan seni lainnya. 

Keberagaman ekstrakurikuler tersebut menjadi bukti bahwa MTsN 14 Majalengka tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap bakat, kreativitas, karakter, dan kecintaan siswa terhadap seni dan budaya.

Dengan dukungan para pembina, madrasah, serta antusiasme para siswa, ekstrakurikuler kesenian diharapkan terus berkembang dan melahirkan karya-karya baru. Kehadiran Tari Senggot menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas seni di MTsN 14 Majalengka terus bergerak dan tumbuh.

Dari panggung madrasah menuju panggung prestasi, seni menjadi ruang bagi siswa MTsN 14 Majalengka untuk berkarya, percaya diri, sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

Kontributor: Yudi A Krisnanto

Kembangkan Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 10 Majalengka Ajak Siswa Meneladani Pendiri Bangsa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *