Rajagaluh (KEMENAG) – Puncak perjuangan para duta akademik madrasah akhirnya tiba. Pada Selasa (8/9/2026), rombongan kontingen Tim Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) utusan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka secara resmi diberangkatkan menuju lokasi pertempuran. Ajang kompetisi sains berskala nasional yang dilaksanakan dengan sistem daring (online) serentak se-Indonesia tersebut memusatkan titik pelaksanaannya di Ruang Laboratorium Komputer MAN 2 Majalengka guna memastikan kelancaran teknis jaringan.
Keberangkatan skuad intelektual ini dilepas dengan iringan doa dan harapan dari seluruh warga madrasah. Tim OMI MTsN 12 Majalengka yang beranggotakan para siswa-siswi pilihan dari tiga bidang studi unggulan, yakni Matematika (MTK), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), tampak antusias dan penuh percaya diri.
Guna menjaga kesiapan mental dan ketenangan peserta sebelum bertanding, tim didampingi secara langsung oleh para guru pembimbing ahli di bidangnya masing-masing. Skuad IPA dikawal oleh Aneng Siti Nurul Fitriah, S.Pd., tim MTK mendapat pendampingan taktis dari Hupadin Kisap, M.Pd.I., sementara skuad IPS dipantau langsung kesiapannya oleh Muhammad Adi Kurnia, S.Pd., M.M.
Pelaksanaan OMI 2026 yang digelar secara online dan serentak di seluruh penjuru Tanah Air ini menuntut tingkat konsentrasi dan integritas yang tinggi dari para peserta. Penggunaan fasilitas Ruang Laboratorium MAN 2 Majalengka dipilih sebagai lokasi host ujian untuk mengakomodasi standar operasional server dan jaringan yang ditetapkan oleh panitia pusat, sehingga para siswa dapat mengerjakan soal dengan lancar tanpa kendala teknis.
Di sela-sela waktu persiapan sebelum ke dalam sistem ujian, Muhammad Adi Kurnia, S.Pd., M.M., selaku pembimbing bidang IPS, tak henti-hentinya memberikan suntikan energi positif. Ia menitipkan pesan dan harapan mendalam bagi seluruh anggota tim yang akan berlaga.
“Segala ikhtiar berupa latihan intensif dan uji coba sudah kita lalui bersama dengan sangat baik. Hari ini adalah momen pembuktiannya. Harapan Bapak, khususnya untuk tim IPS dan seluruh kontingen MTsN 12 Majalengka, tetaplah tenang dan kendalikan kepanikan saat berhadapan dengan layar monitor. Baca instruksi dan soal dengan sangat teliti, gunakan logika analisis tajam kalian, dan manfaatkan waktu yang tersedia dengan bijak. Apapun hasilnya nanti, kalian sudah menjadi pemenang di hati kami karena keberanian dan daya juang kalian hari ini,” pesannya dengan penuh kebanggaan.
Keberangkatan Tim OMI MTsN 12 Majalengka ini pada hakikatnya bukan semata-mata demi mengejar prestise kepingan medali emas, melainkan sebuah ikhtiar nyata untuk membuktikan bahwa pelajar madrasah memiliki daya saing intelektual yang patut diperhitungkan di kancah nasional. Melalui doa yang dilangitkan oleh segenap dewan guru dan orang tua, semoga para cendekiawan muda ini dikaruniai kejernihan pikiran dalam memecahkan setiap rumitnya soal. Teruslah berjuang dengan semangat sportivitas dan kejujuran, kepakkan sayap prestasimu setinggi mungkin untuk mengharumkan nama madrasah tercinta!
Kontributor: Mohammad Rega Permana


Komentar