Berita Daerah

Perkuat Karakter Taat Hukum, Kepala MTsN 12 Majalengka Ikuti Literasi Konstitusi Kemenag

Rajagaluh (KEMENAG) – Komitmen untuk mencetak ekosistem pendidikan madrasah yang sadar hukum terus diwujudkan oleh pucuk pimpinan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka. Pada Jumat (4/9/2026), Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., terjun langsung mengikuti agenda strategis bertajuk “Penguatan Literasi Konstitusi di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Tahun 2026”. Kegiatan berskala besar yang mengusung urgensi berbangsa dan bernegara ini diselenggarakan dengan khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka.

Kehadiran pimpinan satuan kerja (satker) dalam forum ini menjadi langkah krusial untuk menyelaraskan arah kebijakan madrasah dengan pedoman konstitusi nasional. Acara bergengsi ini dipandu langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.Pkim., yang bertindak selaku moderator.

Untuk membedah materi hukum secara komprehensif, Dr. Amin Ridwan beserta peserta lainnya menerima pemaparan langsung dari pemateri utama, yakni Hakim Agung Mahkamah Konstitusi RI, Dr. H. Arsul Sani, SH, M.Si, Pr.M. Kapasitas forum kian berbobot dengan hadirnya Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, serta Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag, M.Si., yang turut memberikan arahan kebijakan lintas sektoral pemerintahan dan keagamaan.

Dalam forum literasi konstitusi tersebut, Kepala MTsN 12 Majalengka hadir sebagai bagian dari representasi garda terdepan pendidikan Islam. Berdasarkan data kepanitiaan, kegiatan ini menyedot animo luar biasa dan diikuti oleh 500 peserta dari berbagai unsur Kemenag Kabupaten Majalengka.

Dr. Amin Ridwan tergabung bersama 88 Kepala MTs (Negeri/Swasta) lainnya, membaur dengan jajaran esensial seperti Kepala MA, Kepala MI, 26 Kepala KUA Kecamatan, ratusan Penyuluh Agama, hingga jajaran fungsional struktural Kemenag. Tingginya antusiasme peserta dari ragam divisi ini mencerminkan komitmen kolektif institusi Kemenag dalam melek hukum dan tata negara.

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

Sebagai tenaga pendidik dan manajer institusi, Dr. Amin Ridwan merespons positif ilmu yang didapatkan dari pemaparan para narasumber. Menurutnya, pemahaman konstitusi yang utuh sangat dibutuhkan untuk memperkaya landasan pendidikan karakter di lingkungan madrasah.

“Sebagai tenaga pendidik dan pimpinan di madrasah, kegiatan penguatan literasi konstitusi ini sangat membuka wawasan kami. Penjelasan langsung dari pemateri memberikan kami pijakan yang lebih kuat mengenai bagaimana nilai-nilai konstitusi dan hukum negara harus diselaraskan dengan pendidikan karakter di madrasah,” paparnya dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen tindak lanjutnya pasca-kegiatan. “Kami di MTsN 12 Majalengka siap menginternalisasikan pemahaman sadar konstitusi ini kepada para guru dan siswa, agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik dan berakhlak mulia, tetapi juga menjadi warga negara yang taat hukum dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan,” pungkas Amin.

Langkah proaktif pimpinan MTsN 12 Majalengka dalam menyerap intisari dari forum strategis ini diharapkan mampu menjadi katalisator positif bagi kemajuan sekolah. Melalui kepemimpinan yang bervisi jauh ke depan, madrasah tidak hanya menunaikan fungsinya sebagai tempat transfer ilmu agama dan sains, melainkan bersiap menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi patriotik, taat asas, dan setia pada tegaknya konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Menjelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, OSIS MTsN 10 Majalengka Gelar Persiapan Matang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *