Berita Daerah

Jumat Bersih, Warga MTsN 2 Majalengka Bersama-sama Laksanakan Opsih

Majalengka (KEMENAG) — Siswa bersama seluruh warga MTsN 2 Majalengka melaksanakan pembiasaan operasi bersih (opsih) di lingkungan madrasah pada hari Jum’at (4/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, nyaman, dan sehat.

Sejak pagi, para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan terlibat dalam kegiatan membersihkan lingkungan madrasah. Setiap warga madrasah memiliki peran dalam menjaga kebersihan area masing-masing sehingga kegiatan dapat dilakukan secara bersama-sama dan terarah.

Para siswa diarahkan untuk membersihkan ruang kelas, halaman, serta berbagai area di lingkungan madrasah. Sampah yang ditemukan juga dikumpulkan dan dipilah agar pengelolaannya dapat dilakukan dengan lebih baik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Pembiasaan opsih tidak hanya bertujuan membuat lingkungan madrasah terlihat bersih, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan sederhana tersebut, siswa belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama.

Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama juga menanamkan pemahaman bahwa kebersihan madrasah merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih baik bagi siswa maupun guru.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

Pembiasaan opsih pada hari Jumat diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten sehingga menjaga kebersihan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi berkembang menjadi budaya dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat Jumat Bersih, MTsN 2 Majalengka terus berupaya mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, nyaman, dan asri sekaligus membentuk peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *