Talaga (KEMENAG ) — Menyongsong perhelatan bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menggelar bimbingan dan pembinaan intensif bagi peserta didik terpilih. Kegiatan difokuskan pada penguasaan materi Bidang Studi Geografi yang berlangsung di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka, Senin (31/8/2026).
Pembinaan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WIB ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam memantapkan kesiapan akademik maupun mental para siswa jelang kompetisi yang dijadwalkan pada 7–8 September 2026 mendatang.
Proses bimbingan dipandu langsung oleh Guru Pembimbing Geografi, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd.Gr. Sebanyak tiga peserta didik disiapkan untuk mewakili madrasah, yakni Firsha Nuraziza, Fatir Al Fath, dan Azka Khoirul. Dalam sesi tersebut, Firsha Nuraziza dan Fatir Al Fath hadir mendalami materi secara penuh, sementara Azka Khoirul berhalangan hadir lantaran mengikuti agenda pemotretan pasfoto kelas XII.
Metode pendampingan tidak hanya berfokus pada pembahasan soal-soal OMI tahun sebelumnya, tetapi juga membedah prediksi soal OMI 2026 serta analisis isu-isu geosfer terkini. Pembelajaran semakin interaktif dengan pemanfaatan media digital dan sarana multimedia untuk mempermudah visualisasi fenomena geografis yang kompleks.

Guru Pembimbing Geografi, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd.Gr., menjelaskan bahwa pembinaan dirancang secara optimal untuk memaksimalkan potensi peserta didik melalui pendekatan pembelajaran berbasis teknologi.
“Pembinaan ini kami rancang secara optimal untuk membedah pola soal tahun lalu sekaligus memprediksi isu-isu strategis geografi yang berpotensi keluar di OMI 2026. Anak-anak sangat bersemangat, dan melalui variasi media pembelajaran multimedia di laboratorium komputer, mereka dapat memahami fenomena geografis secara lebih visual dan mendalam,” ujar Rivki.
Para peserta didik pun menyambut positif pola pendampingan yang diberikan. Firsha Nuraziza dan Fatir Al Fath mengaku bimbingan tersebut meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi soal-soal berstandar tinggi.
“Melalui bimbingan ini, kami menjadi lebih paham trik dan strategi menjawab soal-soal OMI yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Penjelasan dari Bapak Guru serta tayangan video multimedia membuat materi yang rumit jadi jauh lebih mudah dicerna,” ungkap mereka di sela-sela kegiatan.
Dukungan penuh turut diberikan oleh jajaran manajemen madrasah. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., bersama Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Nanang Supriatna, M.Pd., memberikan dispensasi belajar bagi para peserta agar dapat fokus mengikuti pemusatan latihan selama satu minggu penuh jelang hari H pelaksanaan.
Melalui persiapan yang matang serta sinergi seluruh civitas akademika, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan siswa-siswi berprestasi yang mampu bersaing secara maksimal di tingkat kabupaten/kota, sekaligus membawa nama harum Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka hingga ke tingkat provinsi dan nasional. Sejalan dengan komitmen Kementerian Agama, pembinaan berkelanjutan ini diharapkan terus mendongkrak mutu serta kualitas layanan pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar