Ligung (Kemenag) – MTsN 3 Majalengka mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pembinaan intensif bagi dua siswa yang dipercaya menjadi perwakilan madrasah, Senin (31/8/2026).
Kegiatan persiapan berlangsung di ruang guru MTsN 3 Majalengka dengan menghadirkan Pembina OMI bidang IPS, Galih Subhan Rasimi, S.Pd. Pembinaan diikuti oleh Ani dan Nayla sebagai perwakilan MTsN 3 Majalengka yang akan mengikuti kompetisi tersebut.
Dalam pembinaan, peserta bersama pembina membahas berbagai kisi-kisi soal yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan OMI bidang IPS. Pembahasan dilakukan untuk membantu siswa memahami cakupan materi sekaligus memetakan kemampuan yang perlu diperkuat sebelum mengikuti kompetisi.
Selain membahas kisi-kisi, pembina memberikan contoh soal OMI bidang IPS sebagai bahan latihan. Melalui latihan tersebut, Ani dan Nayla diarahkan untuk membiasakan diri menghadapi soal-soal yang membutuhkan pemahaman konsep, kemampuan menganalisis informasi, serta ketelitian dalam menentukan jawaban.
Pembina juga menjelaskan petunjuk dan teknis pelaksanaan OMI. Pemahaman terhadap mekanisme kompetisi dinilai penting agar siswa tidak hanya siap dari sisi akademik, tetapi juga mampu mengikuti seluruh tahapan perlombaan dengan tertib dan percaya diri.
Pembina OMI bidang IPS MTsN 3 Majalengka menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara terarah dengan memanfaatkan pengalaman dari pelaksanaan OMI sebelumnya.
“Persiapan ini kami lakukan untuk mematangkan pemahaman materi sekaligus membiasakan siswa menghadapi karakter soal OMI. Kami berharap Ani dan Nayla dapat mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri dan memberikan hasil terbaik bagi madrasah,” ujar Galih.
Prestasi pada bidang IPS sebelumnya menjadi modal sekaligus motivasi bagi MTsN 3 Majalengka. Pada tahun sebelumnya, perwakilan madrasah berhasil lolos hingga tingkat Provinsi Jawa Barat. Capaian tersebut menjadi dorongan untuk meningkatkan prestasi pada pelaksanaan OMI tahun ini.
Sebagai tindak lanjut, pembinaan akan terus dilakukan melalui latihan soal, pendalaman materi, evaluasi hasil latihan, serta penguatan kesiapan siswa menjelang pelaksanaan kompetisi. Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu siswa mengoptimalkan kemampuan dan menghadapi setiap tahapan OMI dengan lebih siap.
MTsN 3 Majalengka berharap pengalaman dan prestasi yang telah diraih pada tahun sebelumnya dapat menjadi pijakan untuk mencapai hasil yang lebih tinggi. Ani dan Nayla diharapkan mampu lolos ke setiap tahapan kompetisi, meraih juara, dan membawa nama baik MTsN 3 Majalengka hingga tingkat nasional.
Upaya pembinaan yang konsisten tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya prestasi di lingkungan madrasah serta mendorong lahirnya peserta didik yang unggul secara akademik, percaya diri, dan berdaya saing. Prestasi tersebut pada akhirnya diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor: Putri Siti Reykhani


Komentar