Cingambul (KEMENAG) — Siswa-siswi MTsN 11 Majalengka yang terpilih untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 mulai mematangkan persiapan melalui kegiatan bimbingan, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus MTsN 11 Majalengka sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan peserta menghadapi kompetisi.
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan ajang kompetisi sains dan riset tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan kemampuan akademik, berpikir kritis, serta potensi di bidang sains dan riset.
Dalam rangka menghadapi OMI 2026, para siswa terpilih mengikuti bimbingan secara intensif di bawah pendampingan Hj. Elin Nurlina, S.Pd., guru mata pelajaran IPA, dan Teti Mulyati, S.Pd., guru mata pelajaran IPS. Bimbingan dilakukan melalui pembahasan materi dan latihan soal yang disesuaikan dengan bidang yang akan diikuti peserta.
Para siswa tampak aktif mengikuti kegiatan dan berusaha memahami materi yang diberikan. Selain memperkuat penguasaan materi, kegiatan bimbingan juga diarahkan untuk melatih kemampuan siswa dalam menganalisis persoalan, menemukan solusi, serta mengembangkan pola berpikir kritis dan sistematis.
Pelaksanaan OMI dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Karena itu, persiapan sejak tahap awal menjadi bagian penting bagi para siswa agar dapat menghadapi setiap tahapan kompetisi dengan lebih percaya diri.
Salah satu guru pembimbing, Hj. Elin Nurlina, S.Pd., mengatakan bahwa bimbingan dilakukan untuk membantu siswa mempersiapkan diri secara optimal sebelum mengikuti kompetisi.
“Kami berusaha memberikan bimbingan secara bertahap agar siswa lebih siap menghadapi OMI. Tidak hanya penguasaan materi, tetapi kami juga melatih mereka untuk berpikir kritis, teliti, dan mampu menyelesaikan soal atau permasalahan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Elin, keikutsertaan dalam OMI juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi akademik yang mereka miliki. Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses bimbingan dengan sungguh-sungguh dan konsisten.
“Harapannya, anak-anak dapat mengikuti bimbingan dengan semangat dan disiplin. Kami ingin mereka memberikan kemampuan terbaik pada setiap tahapan OMI dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan berprestasi,” tambahnya.
Melalui bimbingan yang terarah dan berkelanjutan, MTsN 11 Majalengka berupaya mempersiapkan siswa agar mampu mengikuti OMI 2026 dengan optimal. Keikutsertaan dalam ajang tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pengalaman kompetisi, dan membawa nama baik madrasah di tingkat yang lebih tinggi.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar