Berita Daerah MAN

Ukir Sejarah di Porseni MA Jabar, Kafilah Majalengka Tampil Memukau pada Cabang MQK Perdana

Tasikmalaya (KEMENAG) — Kontingen Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Kabupaten Majalengka menorehkan sejarah baru dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Aliyah (Porseni MA) tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan di UNITAS Tasikmalaya, Sabtu (22/8/2026). Untuk pertama kalinya sepanjang penyelenggaraan Porseni MA Jabar, cabang MQK resmi dipertandingkan sebagai salah satu mata lomba utama.

Kehadiran cabang MQK ini menjadi warna baru yang menegaskan identitas madrasah: tidak hanya unggul dalam bidang olahraga dan menawan dalam seni, tetapi juga mendalam dalam penguasaan keilmuan turats (kitab kuning). Ajang kompetisi ini diikuti oleh 54 peserta perwakilan terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Kafilah Kabupaten Majalengka datang dengan persiapan matang di bawah pendampingan dan arahan Koordinator sekaligus Official Tim MQK Majalengka, H. Aceng, S.Ag., M.Pd.I. Pendampingan telaten dan pengayoman berbalut tradisi keilmuan pesantren yang diberikan mampu membangun mentalitas bertanding para santri sebelum naik ke panggung ujian.

Dalam perhelatan tersebut, Kabupaten Majalengka menerjunkan dua santri terbaiknya, yaitu Andriano di kategori putra dan Mona di kategori putri.

Pada sesi ujian pembacaan kitab gundul, Andriano tampil dengan ketenangan luar biasa. Ia berhasil mengurai baris demi baris bait kitab dengan kelancaran membaca, ketepatan Kaidah Nahwu-Sharaf, serta kedalaman pemahaman isi kandungan kitab yang mendapat apresiasi dari Dewan Hakim. Sementara itu, Mona pada kategori putri menyajikan penampilan yang anggun dan tegas. Artikulasi yang fasih serta argumentasi yang kokoh saat merespons pertanyaan Dewan Juri menunjukkan kapasitasnya sebagai santriwati yang mumpuni.

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

Koordinator Tim MQK Majalengka, Aceng menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam ajang MQK perdana ini bukan semata-mata untuk mengejar piala atau gelar juara, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga tradisi keilmuan Islam klasik.

“Kehadiran cabang MQK di Porseni MA Jabar ini membuktikan bahwa siswa Madrasah Aliyah tidak hanya mahir berolahraga dan mengolah seni, tetapi juga kokoh menancapkan akar keilmuan agamanya di tengah arus modernisasi,” ujar Aceng.

Penyelenggaraan cabang perlombaan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi peningkatan mutu pendidikan keagamaan di MAN 1 Majalengka. Selain itu, kegiatan ini ditargetkan dapat memperkuat literasi keislaman siswa serta mendukung peningkatan kualitas MAN 1 Majalengka yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Menjelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, OSIS MTsN 10 Majalengka Gelar Persiapan Matang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *