Berita Daerah

Amanat Tegas: Setop Begadang, Jauhi Mencontek, dan Budayakan Literasi

Rajagaluh [KEMENAG] – Pelaksanaan Upacara Bendera rutin di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka pada Senin (24/8/2026) berlangsung tertib dan khidmat. Bertempat di lapangan utama madrasah, upacara yang melibatkan seluruh siswa dan jajaran dewan guru ini dipandu dengan apik oleh para petugas upacara dari kelas 9E. Bertindak selaku Pembina Upacara, Maman Nurochman, S.Pd., menyampaikan amanat komprehensif yang menyoroti pentingnya mengaplikasikan semangat kemerdekaan ke dalam kedisiplinan dan budaya literasi.

Semangat Juang dan Nilai Kejujuran Akademik

Mengawali arahannya, Maman mengapresiasi tingginya antusiasme, sportivitas, dan kekompakan para siswa dalam mengikuti berbagai perlombaan semarak HUT ke-81 RI pada pekan sebelumnya. Ia berharap mental pantang menyerah untuk meraih kemenangan di lapangan tersebut tidak luntur, melainkan dialihkan pada kegiatan belajar mengajar di madrasah.

“Semangat kekompakan untuk meraih kemenangan antar kelas itu sangat luar biasa. Semangat ini tidak boleh luntur, karena harus kalian tanamkan saat melaksanakan kegiatan belajar di sekolah ini dengan sungguh-sungguh,” tegas Maman di hadapan peserta upacara.

Selain semangat belajar, ia juga menekankan kejujuran sebagai fondasi utama pendidikan karakter. Maman menginstruksikan para siswa untuk membiasakan diri bersikap jujur, seperti tidak mencontek saat pelaksanaan ulangan dan memastikan segala Pekerjaan Rumah (PR) dikerjakan di rumah, bukan diselesaikan secara mendadak di sekolah.

Disiplin Waktu, Jauhi Begadang, dan Hormati Guru

Dalam kesempatan tersebut, Maman juga menyoroti fenomena kebiasaan begadang yang kerap melanda para remaja masa kini, khususnya siswa kelas IX. Berdasarkan pantauannya melalui grup media sosial, masih banyak anak didiknya yang asyik berselancar di dunia maya hingga larut malam.

Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Karya Kreatif, Siswa Kelas 7A MTsN 2 Majalengka Hasilkan Vas dan Tempat Alat Tulis

“Bapak harapkan di malam hari jangan begadang. Di online, Bapak lihat di grup masih ada 10 orang sampai jam 12 malam. Tidurlah minimal jam 9 malam agar tidak kesiangan saat masuk sekolah,” imbaunya dengan nada kebapakan.

Ia mengingatkan bahwa MTsN 12 Majalengka adalah lembaga pendidikan formal yang memiliki aturan tegas. Kedisiplinan untuk datang tepat waktu, ketaatan pada tata tertib, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru adalah kunci utama meraih keberkahan dalam menuntut ilmu. Maman juga sempat menceritakan kisah inspiratif dari tokoh fiksi Ahmad Fuadi yang sukses menggapai cita-citanya karena semangat belajar yang ulet dan pantang menyerah meski dihadapkan pada banyak rintangan.

Budayakan Literasi dan Jaga Kebersihan Kelas

Pada bagian akhir amanatnya, Pembina Upacara menyoroti pentingnya merawat fasilitas sekolah dan membudayakan literasi. Ia memberikan peringatan tegas agar siswa senantiasa menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, bukan menyembunyikannya di laci atau kolong meja kelas.

Selain itu, Maman mendorong optimalisasi penggunaan perpustakaan. “Perpustakaan itu bukan gudangnya buku, tapi gudangnya ilmu. Kunjungan siswa ke perpustakaan jangan hanya ketika diberi tugas saja. Datanglah ke sana, banyak buku wawasan yang bisa memperluas pengetahuan kalian, apalagi untuk menunjang persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA),” pungkasnya memotivasi para peserta didik.

Pelaksanaan upacara bendera di awal pekan ini sukses menjadi momentum penyegaran kembali nilai-nilai tata tertib dan moral bagi seluruh warga MTsN 12 Majalengka. Melalui pesan-pesan yang membumi dan relevan dari Pembina Upacara, madrasah optimis mampu membentuk generasi pelajar yang tidak hanya tangguh dan bersemangat kompetitif, tetapi juga jujur, disiplin, peduli kebersihan, serta memiliki budaya literasi yang kuat untuk menyongsong masa depan yang gemilang. Selamat belajar, jadikan kedisiplinan sebagai kunci meraih kesuksesan!

Menjelang Peringatan Maulid Nabi 1448 H, OSIS MTsN 10 Majalengka Gelar Persiapan Matang

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *