Talaga (KEMENAG) — Guna menanamkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta nilai-nilai kepemimpinan di kalangan peneliti muda madrasah, ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Majalengka menyelenggarakan agenda evaluasi tahunan. Kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Masa Jabatan 2025/2026 tersebut dipusatkan di Ruang Aula MAN 1 Majalengka, Minggu (20/9/2026).
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., di hadapan sekitar 120 peserta yang terdiri dari anggota KIR Kelas X, XI, dan XII, serta perwakilan pengurus OSIS/MPK dan jajaran organisasi ekstrakurikuler madrasah. Memasuki agenda inti yang dipimpin Ketua Umum KIR 2025/2026, Muhammad Yusron Tamim, jajaran pengurus memaparkan capaian pelaksanaan program kerja setahun terakhir, meliputi bidang penelitian, penyusunan karya tulis ilmiah, inovasi kreativitas, hingga efektivitas publikasi dan pembinaan anggota.
Penyelenggaraan sidang LPJ ini dirancang sebagai wahana pembelajaran organisasi berbasis evaluasi dan refleksi terbuka. Melalui forum diskusi dan penyampaian pertanggungjawaban di depan konstituen serta perwakilan organisasi kesiswaan lainnya, para peserta didik dibina agar memiliki sikap jujur, berani menerima masukan konstruktif, serta memahami pentingnya akuntabilitas dalam mengemban amanah kepemimpinan.

Pembina Ekstrakurikuler KIR MAN 1 Majalengka, Imam Ramdani, M.Pd., menyampaikan bahwa proses LPJ merupakan landasan penting untuk membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan ilmiah.
“Pelaksanaan LPJ ini merupakan sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi para siswa. Melalui forum ini, anggota KIR belajar bahwa mengelola organisasi tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga mencakup tanggung jawab, keterbukaan, kerja sama, dan keberanian melakukan evaluasi diri,” ujar Imam.
Lebih lanjut, beliau berharap agar seluruh catatan evaluasi kepengurusan sebelumnya dapat menjadi batu pijakan bagi peningkatan kualitas riset siswa ke depan.
“Kami berharap kepengurusan KIR selanjutnya dapat mengambil pelajaran berharga dari periode ini untuk terus menghadirkan inovasi baru. Semoga KIR MAN 1 Majalengka makin solid sebagai wadah bagi para siswa dalam mengasah daya kritis, meneliti, berkarya, serta memperkuat budaya ilmiah di lingkungan madrasah,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Pembina KIR bersama pengurus terpilih akan segera menindaklanjuti rekomendasi musyawarah LPJ untuk menyusun draf Rencana Kerja Organisasi (RKO) serta mengagendakan Pelatihan Dasar Penelitian bagi anggota baru.
Melalui terlaksananya kegiatan LPJ yang transparan ini, diharapkan dapat meningkatkan tata kelola organisasi kesiswaan yang akuntabel, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan dan prestasi ilmiah di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar