Majalengka (KEMENAG) — Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MTsN 13 Majalengka, Vipie Nurpawan, S.Pd., mengikuti Pelatihan Senam Sehat Indonesia tingkat Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Majalengka, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka ini diikuti 50 guru PJOK jenjang MTs dan MA se-Kabupaten Majalengka. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kecakapan guru dalam membina kebugaran siswa di lingkungan madrasah.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Majalengka, H. Ade Firmansyah, S.Sos., M.Pd.I. Dalam arahannya, Ade menekankan pentingnya peran guru olahraga sebagai penggerak pola hidup sehat bagi para siswa.
“Guru PJOK tidak hanya bertugas mengajar secara teori, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kebugaran jasmani. Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat menguasai teknik dan gerakan Senam Sehat Indonesia secara benar untuk diterapkan di satuan pendidikan masing-masing,” ujar Ade.
Sesi inti dilanjutkan dengan peragaan serta praktik langsung Senam Sehat Indonesia yang dipandu oleh tim instruktur dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka. Vipie Nurpawan bersama para peserta lainnya tampak antusias mempelajari setiap tahapan gerakan senam secara teratur dan presisi sesuai standar yang ditentukan.
Kegiatan diakhiri dengan penutupan oleh perwakilan instruktur dari Dispora Kabupaten Majalengka.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, Vipie Nurpawan diharapkan dapat mengimplementasikan Senam Sehat Indonesia secara rutin di MTsN 13 Majalengka sebagai bagian dari penguatan karakter dan pembiasaan hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarguru serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan di lingkungan Kementerian Agama.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar