Berita Daerah MAN

Uji Literasi Data, Murid XII.6 MAN 2 Majalengka Ikuti Evaluasi Bahasa Indonesia

Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.6 MAN 2 Majalengka mengikuti ulangan harian pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan fokus materi menyajikan data dalam bentuk teks, pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang dibimbing langsung oleh guru Bahasa Indonesia, Sri Umiroh, S.Pd., ini bertujuan untuk mengukur pemahaman serta kemampuan murid dalam mengolah dan menyampaikan data secara akurat serta sistematis melalui karya tulis.

Materi menyajikan data dalam teks mengajarkan murid untuk mengubah berbagai informasi faktual—seperti angka, tabel, grafik, diagram, hingga hasil pengamatan—menjadi uraian naratif yang logis dan mudah dipahami.

Dalam prosesnya, murid dituntut menjaga ketepatan informasi agar sesuai dengan sumber data asli tanpa mengubah fakta yang dapat memicu salah penafsiran. Selain itu, penggunaan pilihan kata (diksi) dan struktur kalimat yang efektif menjadi aspek kunci agar pesan tersampaikan secara jelas. Keterampilan ini tidak sekadar menyalin angka atau keterangan visual, melainkan melatih murid untuk menafsirkan hubungan, kecenderungan, serta poin-poin penting di balik data tersebut.

Melalui evaluasi ini, para murid mengerjakan rangkaian soal yang menguji pemahaman teori sekaligus penerapannya. Hasil ulangan harian tersebut sekaligus menjadi tolok ukur bagi guru untuk memetakan tingkat penguasaan materi murid serta menentukan langkah perbaikan pembelajaran ke depan.

Sri Umiroh menjelaskan bahwa kemampuan menyajikan data merupakan fondasi penting dalam mengasah keterampilan literasi dan pengolahan informasi digital di era modern.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

“Menyajikan data dalam teks membutuhkan ketelitian. Murid tidak hanya perlu memahami data yang diberikan, tetapi juga harus mampu mengolahnya menjadi informasi yang jelas, runtut, dan sesuai dengan fakta,” ungkap Sri.

Ia menambahkan, pelaksanaan evaluasi ini dirancang bukan sebatas pengambilan nilai akademis semata, melainkan bagian integral dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.

“Saya berharap melalui evaluasi ini murid dapat mengetahui sejauh mana pemahamannya. Jika masih ada yang belum dikuasai, hasil ulangan dapat menjadi bahan untuk memperbaiki dan memperdalam materi,” tambah Sri.

Pelaksanaan ulangan pertama Bahasa Indonesia di kelas XII.6 ini diharapkan dapat memperkuat kecakapan murid dalam membaca, menganalisis, mengolah, dan menyajikan informasi berbasis data. Keterampilan literasi data ini menjadi bekal krusial, baik untuk menunjang kegiatan akademik maupun dalam menyaring serta merespons dinamika informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *