Talaga (KEMENAG) — Ekstrakurikuler Pecinta Alam (PALAMANTA) MAN 1 Majalengka menggelar latihan lapangan teknik repling di kawasan Jembatan Cikidang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta didik sebagai bagian dari pembinaan karakter, peningkatan keterampilan teknis, serta penguatan kedisiplinan dan kerja sama tim.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dan briefing teknis oleh Narasumber/Pembina Kegiatan, Ishar Irhandi, S.Pd. Dalam sesi penyiapan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai prosedur keselamatan (safety procedure), pengenalan dan penggunaan alat kepencintaalaman, teknik dasar meniti tali di ketinggian, hingga pentingnya komunikasi antartim. Tim pendamping juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh perlengkapan guna memastikan kelayakan dan keamanan sarana yang digunakan.
Memasuki sesi inti, sebanyak 40 anggota PALAMANTA secara bergantian mempraktikkan teknik turun menggunakan tali dari atas Jembatan Cikidang. Rangkaian latihan berjalan tertib, aman, dan lancar dengan menerapkan standar keselamatan yang ketat.
Narasumber dan Pembina Ekstrakurikuler PALAMANTA MAN 1 Majalengka, Ishar Irhandi, S.Pd., menyampaikan bahwa latihan lapangan seperti repling memiliki peran strategis dalam proses pembentukan mental dan karakter peserta didik.
“Kegiatan latihan lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan anggota PALAMANTA. Kami berharap latihan repling ini mampu membentuk karakter siswa yang berani, disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Ishar Irhandi.

Selain mengasah keterampilan teknis dalam aktivitas kepencintaalaman, kegiatan ini dirancang untuk memupuk rasa saling percaya, meningkatkan kepedulian antarpeserta, serta menguatkan solidaritas dan adaptasi terhadap lingkungan alam sekitar.
Sebagai tindak lanjut, PALAMANTA MAN 1 Majalengka berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pembinaan kepencintaalaman secara terarah, berkesinambungan, dan terukur. Melalui pembinaan yang konsisten ini, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, mandiri, peduli lingkungan, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Diharapkan kegiatan pembinaan kesiswaan berbasis pembentukan karakter ini dapat memberikan dampak positif dalam mendukung iklim pendidikan madrasah yang unggul, berakhlak mulia, serta meningkatkan mutu layanan pendidikan di MAN 1 Majalengka.
Kontributor : Wawan Abdul Gani


Komentar