Berita Daerah MAN

Tumbuhkan Jiwa Entrepreneurship, Siswi MAN 1 Majalengka Susun Bisnis Plan Minuman Segar

Talaga (KEMENAG) — Siswi kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka mengikuti kegiatan keputrian dengan fokus pengembangan jiwa kewirausahaan melalui penyusunan business plan (rencana bisnis) pembuatan minuman segar, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Madrasah tersebut bertujuan melatih kemandirian, kerja sama tim, serta keterampilan berwirausaha para siswi sejak dini.

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 12.30 WIB ini dibagi ke dalam empat ruang kelas untuk memastikan proses pendampingan berjalan efektif dan kondusif. Pembagian terdiri dari:

Ruang 1: Siswi kelas X1–X3 didampingi pembimbing Heni Fauziah Hidayat, S.Pd.

Ruang 2: Siswi kelas X4–X6.

Ruang 3: Siswi kelas X7–X9.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Ruang 4: Siswi kelas X10–X13.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan penyampaian materi teknis kewirausahaan oleh narasumber Intan Krisdian Damayanti, S.Pd. Usai pemaparan materi, para siswi dibentuk menjadi beberapa kelompok untuk merancang perencanaan proyek praktikum yang akan dieksekusi pada pertemuan berikutnya.

Dalam sesi diskusi tersebut, setiap kelas merumuskan produk minuman segar yang akan diproduksi beserta skema anggarannya:

Kelas X1: Es Jelly

Kelas X2: Es Mojito

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Kelas X3, X5, & X7: Capuccino Cincau

Kelas X4: Smoothies

Kelas X6: Cheese Milk

Kelas X8: Es Jombo

Kelas X9: Es Kuwut

Konsisten Bentuk Karakter, MTsN 3 Majalengka Rutin Gelar Program Doa Pagi Bersama

Kelas X10: Susu Jeli

Kelas X11: Es Susu Melon

Kelas X12 & X13: Es Lumut

Narasumber kegiatan, Intan Krisdian Damayanti, S.Pd., menyampaikan bahwa penyusunan bisnis plan ini menjadi fondasi penting sebelum siswi terjun langsung dalam praktik pembuatan produk.

“Melalui perencanaan bisnis ini, para siswi tidak hanya belajar menentukan jenis produk, tetapi juga dilatih menghitung estimasi biaya produksi, kebutuhan modal, hingga pembagian kontribusi per anggota secara transparan dan terukur,” ujar Intan.

Sebagai tindak lanjut, rancangan bisnis plan yang telah disepakati akan direalisasikan dalam bentuk praktik pembuatan dan pemasaran minuman segar pada sesi keputrian mendatang.

Melalui kegiatan pembiasaan dan keahlian terapan ini, diharapkan dapat mencetak generasi muda Madrasah yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan karakter di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *