Berita Daerah MAN

Tingkatkan Karakter Religius, MAN 1 Majalengka Gelar Pembiasaan Dhuha Sebagai Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Talaga (KEMENAG) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka terus berkomitmen membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pembiasaan Sholat Dhuha Berjamaah sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, bertempat di Lapangan MAN 1 Majalengka, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh para siswi, pendidik, serta tenaga kependidikan ini diawali sejak pukul 06.45 hingga 07.00 WIB. Pembiasaan ibadah Dhuha tersebut telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara berkesinambungan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis sebelum Dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah di madrasah ini tidak hanya melibatkan peserta didik, tetapi juga kehadiran para guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk keteladanan langsung.

Wali Kelas XII.3 MAN 1 Majalengka, Ira Irawati, S.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran staf pengajar dalam sholat Dhuha bersama memiliki peran penting dalam mendampingi dan membentuk kebiasaan positif para siswa.

“Selain dilaksanakan oleh siswa, wali kelas juga ikut mendampingi dalam kegiatan ini untuk memberikan contoh secara langsung sekaligus memonitor siswa-siswi binaannya agar terbiasa menjalankan ibadah sunnah secara rutin,” ujar Ira di sela-sela kegiatan.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Senada dengan hal tersebut, Dara Nadiya, pengurus Ikatan Remaja Masjid (IRMA) yang bertugas sebagai tim piket harian, menuturkan bahwa sinergi antara siswa dan tenaga kependidikan tercermin dari kehadiran para guru yang konsisten berada di shaf depan.

“Pelaksanaan sholat Dhuha ini diikuti oleh siswa-siswi, guru, hingga staf TU. Bahkan para guru biasanya selalu mengisi shaf paling depan untuk memberi motivasi kepada kami,” ungkap Dara.

Program Kurikulum Berbasis Cinta ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan kesadaran beribadah dengan rasa kasih sayang serta keteladanan, bukan semata-mata tuntutan kewajiban. Melalui pembiasaan ini, seluruh ASN dan warga madrasah diharapkan dapat bersama-sama membangun lingkungan belajar yang sejuk, harmonis, dan bernuansa islami. Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah berencana untuk terus mempertahankan serta memperluas cakupan program pembiasaan karakter ini sepanjang tahun ajaran.

Diharapkan kegiatan rutin ini dapat memberikan dampak positif dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berkarakter religius, sekaligus mendukung peningkatan mutu serta kualitas layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *