Kertajati (KEMENAG) – Sebagai wujud komitmen nyata dalam memperkuat kedisiplinan dan rasa cinta tanah air, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Majalengka kembali menggelar kegiatan upacara bendera rutin pada Senin (28/09/2026). Bertempat di lapangan utama madrasah, kegiatan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta didik, dewan guru, beserta tenaga kependidikan.
Secara kronologis, rangkaian upacara yang dimulai pada pagi hari ini dilaksanakan dengan berpedoman penuh pada tata upacara keprotokolan yang berlaku. Pada kesempatan pekan ini, amanah sebagai petugas upacara diemban oleh peserta didik dari kelas IX E. Seluruh petugas, mulai dari pemimpin upacara, pasukan pengibar bendera, pembaca teks Pembukaan UUD 1945, hingga dirigen, sukses menjalankan tugasnya masing-masing dengan lancar dan penuh tanggung jawab.
Penyelenggaraan upacara bendera ini memiliki tujuan strategis untuk menanamkan jiwa nasionalisme, kepemimpinan, dan kepatuhan pada aturan bagi peserta didik. Bagi para guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan madrasah, upacara ini sangat bermanfaat sebagai momentum refleksi untuk terus memupuk integritas, keteladanan, serta memperteguh komitmen pengabdian kepada negara.
Bertindak selaku pembina upacara, Dra. N. Qomariah, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas kelancaran tugas dari kelas IX E. Dalam amanatnya, beliau memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan adab.
“Upacara bendera bukan sekadar rutinitas fisik setiap hari Senin, melainkan momentum pembentukan karakter. Kedisiplinan yang anak-anakku tunjukkan di lapangan ini adalah fondasi utama untuk meraih kesuksesan di masa depan. Mari kita terus tingkatkan semangat belajar dan budayakan akhlak mulia di lingkungan madrasah, karena kecerdasan intelektual harus selalu dibarengi dengan keluhuran budi pekerti,” pesan N. Qomariah, di hadapan barisan peserta upacara.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan ini, pihak madrasah telah merencanakan agenda evaluasi dan pembinaan kedisiplinan yang berkesinambungan. Hal ini dipersiapkan secara khusus bagi kelas-kelas lain yang akan mendapat giliran bertugas pada pekan-pekan berikutnya agar tampil lebih maksimal.
Melalui pembinaan karakter dan kedisiplinan yang konsisten di lingkungan madrasah ini, diharapkan dapat terus lahir generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan. Lebih jauh, terwujudnya ekosistem pendidikan yang berintegritas ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkesinambungan terhadap peningkatan kualitas mutu dan layanan pendidikan prima pada lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Susi Supina Maelani


Komentar