Rajagaluh (KEMENAG) — Dalam upaya merawat dan melestarikan warisan budaya daerah, murid kelas XII.4 MAN 2 Majalengka mengikuti kegiatan pembelajaran Basa Sunda yang berfokus pada pengenalan tradisi Ngawasuh Pusaka Talaga Manggung. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan madrasah pada Kamis (1/10/2026).
Kegiatan pembelajaran yang dipandu langsung oleh guru pengampu Basa Sunda, Reni Tania Nurmala, S.Pd., ini dirancang untuk mengajak para murid mengenali lebih dekat salah satu tradisi budaya khas Jawa Barat.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, para murid mendalami sejarah, tata cara pelaksanaan, hingga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Ngawasuh Pusaka Talaga Manggung. Pembelajaran ini menjadi sarana efektif bagi para siswa untuk memahami kekayaan budaya lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya merawat warisan sejarah daerah.
Reni Tania Nurmala menyampaikan bahwa pengenalan tradisi daerah secara langsung di dalam kelas dapat menumbuhkan rasa kepedulian serta kebanggaan murid terhadap warisan budaya lokal.
“Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan tidak hanya mengetahui tradisi Ngawasuh Pusaka Talaga Manggung, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya. Mengenal budaya sendiri merupakan salah satu langkah untuk ikut menjaga dan melestarikannya,” ujar Reni.
Melalui integrasi materi kebudayaan ke dalam kurikulum pembelajaran di madrasah, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan rasa bangga, apresiasi, serta komitmen yang kuat dari para murid dalam melestarikan nilai-nilai luhur kebudayaan Sunda.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar