Berita Daerah MTsN
Beranda » Berita » Sambut Pengawas Baru, MTsN 10 Majalengka Perkuat Komitmen Madrasah Aman dan Tertib Administrasi

Sambut Pengawas Baru, MTsN 10 Majalengka Perkuat Komitmen Madrasah Aman dan Tertib Administrasi

Jatiwangi (KEMENAG) – Menjelang berakhirnya kalender akademik, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Majalengka sukses menggelar Rapat Pleno Kenaikan Kelas untuk peserta didik kelas VII dan VIII Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah tersebut dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan staf Masagi, serta dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum pada Rabu (17/6/2026).

Momentum rapat pleno kali ini terasa semakin strategis seiring dengan diperkenalkannya Pengawas Madrasah yang baru, Hj. Siti Evi Alivia, S.Ag., M.Pd.I. Kehadirannya disambut hangat oleh Kepala MTsN 10 Majalengka, H. Dadang, M.Pd.I., yang berharap sinergi ini dapat membawa perubahan positif bagi mutu pendidikan di lingkungan madrasah.

Dalam arahan perdana dan sambutannya, Siti Evi Alivia menekankan pentingnya akuntabilitas administrasi guru dan optimalisasi Jam Pelajaran (JP) dalam penyusunan perencanaan pembelajaran yang matang. Ia juga memaparkan visi ideal mengenai rasio pengawasan, yakni satu pengawas untuk delapan madrasah, serta membagikan kesiapan dalam menyongsong regulasi Keputusan Menteri Agama (KMA) terbaru terkait kurikulum mendatang yang akan membawa beberapa istilah baru di bawah naungan Kemenag.

“Kita harus bersama-sama berkomitmen untuk menjadikan madrasah Masagi ini sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, baik bagi siswa dalam menuntut ilmu maupun bagi guru dalam mengabdi,” tegas Evi dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan mengenai kesiapan regulasi baru, “Menghadapi KMA terbaru mengenai kurikulum mendatang, kita semua harus bersiap adaptif terhadap beberapa istilah baru. Selain itu, optimalisasi jam pelajaran dan ketertiban administrasi guru adalah kunci utama akuntabilitas kita dalam mengajar.”

Semarak Khotmil Qur’an dan Imtihan Yayasan Irsyadul Mubtadiin: Membumikan Al-Qur’an di Desa Indrakila

Selaras dengan arahan tersebut, rapat pleno menetapkan tiga indikator utama sebagai kriteria objektif penentu kenaikan kelas siswa tingkat VII dan VIII, yaitu pencapaian kompetensi akademik, persentase kedisiplinan kehadiran, serta penilaian karakter dan sikap siswa selama di madrasah.

Rapat ini juga melahirkan berbagai rekomendasi dari para guru demi kemajuan madrasah ke depan, seperti ketegasan pemberian sanksi edukatif bagi siswa yang enggan belajar, pemaksimalan nilai bagi siswa berpotensi, hingga penataan alur mutasi siswa baru di tengah semester.

Di sisi lain, program pembiasaan positif di lingkungan madrasah turut mendapat sorotan. Ketua Tim Penggerak Literasi MTsN 10 Majalengka, Dian Erlina Dianawati, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi program pembiasaan seperti kegiatan literasi mingguan yang dilaksanakan setiap hari Kamis.

“Kami sangat mengapresiasi konsistensi seluruh pihak. Program literasi setiap hari Kamis ini telah berjalan dengan sangat lancar dan terbukti sukses membangun budaya positif serta karakter gemar membaca pada diri siswa sepanjang tahun ajaran ini. Ini modal penting untuk membentuk generasi yang berwawasan luas,” ujar Dian.

Melalui agenda pleno dan penyambutan pengawas baru ini, MTsN 10 Majalengka menegaskan kembali komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, memperkuat tata kelola administrasi, dan mencetak generasi Masagi yang unggul serta berakhlak mulia.

Marching Band Gita Nada MTsN 12 Majalengka Meriahkan Khotmil Qur’an ke-35 MDTA Irsyadul Mubtadiin

Kepala MTsN 10 Majalengka, Dadang berharap agar kehadiran Pengawas Madrasah yang baru dapat menjadi angin segar yang memotivasi para guru untuk semakin tertib administrasi dan adaptif terhadap regulasi kurikulum yang akan datang.

“Kehadiran Ibu Hj. Siti Evi Alivia selaku pengawas baru kami harapkan menjadi angin segar sekaligus motivasi bagi para guru di sini untuk semakin tertib administrasi serta siap beradaptasi dengan regulasi kurikulum yang baru,” tutur Dadang.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh warga madrasah dalam mengimplementasikan kriteria kenaikan kelas yang objektif.

“Saya meminta seluruh warga madrasah untuk bersinergi mengawal tiga kriteria kenaikan kelas ini secara objektif, demi melahirkan generasi Masagi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dan karakter akhlakul karimah yang kuat,” pungkasnya.

Kontributor : Tri Puji Lestari

Perkuat Karakter Siswa, MIN 1 Majalengka Gelar Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *