Talaga (KEMENAG) — Guna mencetak generasi madrasah unggul di bidang akademis dan sains, siswa MAN 1 Majalengka kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Majalengka. Pengumuman capaian hasil kompetisi berbasis Computer Based Test (CBT) tersebut dirilis pada Minggu (13/9/2026).
Rangkaian ajang OMI 2026 tingkat kabupaten diikuti oleh ratusan peserta didik madrasah se-Kabupaten Majalengka. Dalam kategori OMI Sains bidang Biologi, siswa kelas XII-3 MAN 1 Majalengka yang juga menjabat Ketua Umum Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), Muhammad Yusron Tamim, sukses menyabet Juara 1 dengan raihan skor 76,00. Raihan manis tersebut melengkapi keberhasilan lima perwakilan siswa MAN 1 Majalengka—termasuk perwakilan bidang Biologi lainnya seperti Nayyara Ayesha Zahra dan Rumaisya Amatullah Diati—yang dinyatakan lolos menuju babak seleksi OMI tingkat Provinsi Jawa Barat.
Penyelenggaraan ajang kompetisi sains ini dirancang sebagai wadah terukur untuk menguji pemahaman konsep, daya analisis, serta ketelitian peserta didik. Keberhasilan para siswa mengamankan tiket menuju tingkat provinsi menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan akademis yang terstruktur di lingkungan madrasah.

Siswa Kelas XII-3 sekaligus Juara 1 OMI Biologi Kabupaten Majalengka, Muhammad Yusron Tamim, mengutarakan rasa syukur serta optimismenya pascapengumuman hasil seleksi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan hasil yang diperoleh. Persiapan saya sebenarnya belum maksimal karena bersamaan dengan beberapa kegiatan sekolah, tetapi hasil ini menjadi motivasi untuk belajar lebih serius dan mempersiapkan diri menghadapi tingkat Provinsi,” ujar Yusron.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun mentalitas pembelajar melalui kegiatan riset dan kompetisi sains di madrasah.
“Sebagai bagian dari KIR, saya melihat kompetisi seperti OMI ini sangat berkaitan erat dengan semangat untuk terus mengeksplorasi ilmu pengetahuan. Prestasi tidak hanya dibangun dari hasil akhir, tetapi dari fondasi pengetahuan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar dari setiap prosesnya,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, tim pembimbing OMI MAN 1 Majalengka akan memberikan pemantapan materi penalaran tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) serta pembekalan intensif guna memantapkan kesiapan lima siswa perwakilan madrasah berlaga di tingkat provinsi.
Melalui capaian prestasi ini, diharapkan dapat menumbuhkan budaya belajar dan semangat berkompetisi secara sehat bagi seluruh peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar