Berita Daerah KUA

Perkuat Kebersamaan dan Kualitas Pelayanan, KUA Ligung Rutinkan Doa Bersama Sebelum Kerja

Ligung ( KEMENAG ) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., memimpin doa bersama seluruh karyawan dan staf sebelum memulai aktivitas pelayanan masyarakat pada Senin pagi (5/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang tengah KUA Ligung ini menjadi rutinitas positif sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mengawali pekerjaan dengan niat yang baik.

Seluruh jajaran KUA Ligung mengikuti kegiatan doa bersama tersebut dengan khidmat. Kepala KUA Ligung, H. Mahmud Ro’i, S.E.I., menegaskan bahwa bekerja merupakan bagian dari ibadah apabila dilandasi niat ikhlas dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Setiap pekerjaan yang kita lakukan hendaknya diawali dengan niat yang baik. Dengan niat yang ikhlas, pekerjaan dapat bernilai ibadah dan menjadi pahala. Selain ikhtiar, kita juga perlu mengiringinya dengan doa agar setiap tugas yang kita laksanakan dimudahkan, dilancarkan, dan mendapatkan keberkahan,” ujar Mahmud.

Ia menambahkan, tradisi doa bersama ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana mempererat kebersamaan, memacu semangat kerja, serta mengingatkan jajaran KUA Ligung untuk senantiasa mengedepankan keikhlasan dalam memberikan pelayanan publik. Mahmud juga mengimbau seluruh staf agar senantiasa menjaga disiplin, profesionalisme, kekompakan, dan integritas.

“Semoga dengan mengawali pekerjaan melalui doa, kita senantiasa mendapatkan bimbingan Allah SWT. Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjadikan setiap tugas sebagai ladang amal dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Apresiasi senada disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Ligung sekaligus Praktisi KBRA Majalengka, Umi Wanci, S.Sos. Menurutnya, kebiasaan positif sebelum bekerja ini menjadi pengingat penting agar setiap aktivitas selalu berlandaskan niat ibadah dan permohonan pertolongan kepada Allah SWT.

“Doa bersama sebelum bekerja menjadi pengingat bagi kita bahwa setiap aktivitas harus diawali dengan niat yang baik dan memohon pertolongan Allah SWT. Semoga dengan doa, hati menjadi lebih tenang, pekerjaan lebih terarah, dan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan penuh keikhlasan,” ungkap Umi Wanci.

Umi Wanci berharap tradisi ini dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan KUA Ligung.

“Semoga seluruh keluarga besar KUA Ligung senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat,” harapnya.

Melalui konsistensi kegiatan doa bersama ini, KUA Ligung berkomitmen untuk terus memperkuat kebersamaan internal demi mendorong peningkatan kualitas serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Kontributor: Maman Sulaeman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *