Berita Daerah MAN

Peringati Hari Perdamaian Internasional, Pembina Upacara MAN 1 Majalengka Ajak Siswa Jadi Agen Perdamaian

Talaga (KEMENAG) — Pelaksanaan upacara bendera mingguan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka pada Senin (21/9/2026) pagi berlangsung khidmat dan penuh makna. Bertepatan dengan peringatan Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace), momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen seluruh civitas akademika madrasah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying).

Upacara yang digelar di Lapang Upacara Bendera MAN 1 Majalengka tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru, serta tenaga kependidikan. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Idah Paridah, S.Si., menyampaikan amanat penting terkait peran peserta didik dalam menciptakan ketenteraman di lingkungan sekolah.

Dalam pidatonya, Idah menegaskan bahwa semangat dan nilai-nilai perdamaian dunia tidak hanya menjadi urusan diplomasi global, melainkan harus diwujudkan secara nyata melalui tindakan sehari-hari di lingkungan terdekat, khususnya di madrasah.

Idah menjabarkan bahwa iklim sekolah yang harmonis dapat dibangun melalui empat pilar utama:

Pencegahan Perundungan (Zero Bullying): Menolak secara tegas segala bentuk perundungan, baik fisik, verbal, maupun perundungan di dunia maya (cyberbullying).

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

Saling Menghargai Perbedaan: Mengembangkan sikap toleransi terhadap perbedaan pendapat dan latar belakang sesama warga sekolah.

Penyelesaian Masalah Secara Damai: Mengedepankan prinsip musyawarah dan dialog inklusif dalam menyelesaikan setiap perselisihan.

Etika dan Kesantunan Berkomunikasi: Menjaga kesantunan tutur kata serta sikap baik kepada teman sebaya, adik kelas, maupun guru dan tenaga kependidikan.

“Perdamaian sejati tidak dimulai dari tempat yang jauh, melainkan dari cara kita bertutur kata dan bersikap di dalam kelas serta lingkungan sekolah ini. Ketika suasana sekolah aman, nyaman, dan tentram, kita dapat belajar, berproses, dan bertumbuh secara maksimal untuk meraih cita-cita,” ujar Idah Paridah dalam amanatnya.

Melalui pesan tersebut, Pembina Upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk tampil sebagai agen perdamaian (agent of peace) yang aktif menyebarkan pengaruh positif serta menjaga keharmonisan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Pesan edukatif tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa. Radif, siswi kelas X-1, menyampaikan kesan dan harapannya mewakili rekan-rekan sesama pelajar usai pelaksanaan upacara.

“Amanat yang disampaikan Bu Idah sangat menyentuh dan relevan dengan kehidupan kami sehari-hari di sekolah. Harapan saya, seluruh siswa MAN 1 Majalengka benar-benar dapat menerapkan pesan ini secara konsisten, sehingga tidak ada lagi perundungan dan semua siswa merasa aman serta bersemangat untuk tumbuh bersama,” ungkap Radif.

Pelaksanaan upacara bendera berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai, sebelum akhirnya para siswa kembali ke kelas untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

Melalui kegiatan peringatan ini, diharapkan seluruh siswa MAN 1 Majalengka dapat menerapkan nilai-nilai perdamaian secara konsisten, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang bebas dari perundungan. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka secara berkelanjutan.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *