MALAUSMA (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Malausma, Emas Siti Maskinah, S.Sos., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada santri TPQ Al-Hikmah, Blok Desa, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, pada Jumat, (2/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat tersebut berfokus pada hafalan Juz ‘Amma dan pengentasan buta aksara Al-Qur’an.
Bimbingan diberikan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan para santri. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, para santri juga diarahkan untuk menghafal surah-surah pendek dalam Juz ‘Amma sebagai bekal dalam melaksanakan ibadah sehari-hari.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 794 Tahun 2025 tentang Ruang Lingkup Kegiatan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Islam, salah satu sasaran atau mad’u penyuluhan adalah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Adapun bagi Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama, salah satu ruang lingkup materi bimbingannya mencakup baca tulis Al-Qur’an.

Dalam kegiatan penyuluhan, mad’u merupakan individu atau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran bimbingan dan penyuluhan keagamaan. TPQ menjadi salah satu sasaran strategis karena pembinaan sejak usia dini dapat menjadi fondasi dalam membangun kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus kecintaan anak terhadap ajaran Islam.
Emas mengatakan, pembelajaran Al-Qur’an perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan agar kemampuan para santri tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bimbingan ini bukan hanya tentang bagaimana anak-anak bisa membaca dan menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kecintaan mereka kepada Al-Qur’an sejak dini, sehingga apa yang mereka pelajari dapat menjadi bekal dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Emas.
Ia menambahkan, upaya mengentaskan buta aksara Al-Qur’an membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari penyuluh, guru TPQ, orang tua, hingga lingkungan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah saw. dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari).
Hadis tersebut menjadi landasan penting bahwa belajar dan mengajarkan Al-Qur’an merupakan amal yang memiliki keutamaan besar. Karena itu, kegiatan bimbingan di TPQ tidak berhenti pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi diarahkan agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan.
“Kami berharap kegiatan rutin setiap Jumat ini dapat terus memberikan manfaat. Semoga anak-anak semakin lancar membaca Al-Qur’an, bertambah hafalannya, mencintai Al-Qur’an, dan mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” tutur Emas.
Melalui bimbingan yang dilakukan secara rutin, KUA Kecamatan Malausma terus mendorong penguatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. TPQ Al-Hikmah menjadi salah satu ruang pembinaan untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.
Kontributor: Alif Sinta


Komentar