Sindangwangi (KEMENAG) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindangwangi menghadiri tradisi adat Hajat Bongkar Bumi yang diselenggarakan di Makbaroh Buyut Timbang Pinayungan, Desa Bantaragung, pada Senin (26/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh warga Desa Bantaragung ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi sekaligus upaya merepresentasikan keluhuran nilai adat serta budaya lokal.
Acara yang sarat dengan nilai kearifan lokal ini diawali dengan rangkaian doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat guna memohon keberkahan, keselamatan, serta perlindungan bagi masyarakat Desa Bantaragung. Prosesi dilanjutkan dengan sarasehan budaya serta dialog kebangsaan dan keagamaan yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, desa, serta tokoh masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Sindangwangi, Uli Romli, S.H.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Bantaragung dan seluruh warga atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan nilai religius dan kearifan lokal ini.
“Tradisi Hajat Bongkar Bumi ini bukan sekadar pelestarian adat istiadat leluhur, melainkan wujud nyata keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT melalui ungkapan rasa syukur. Kami di Kementerian Agama senantiasa mendukung kegiatan masyarakat yang mempererat kebersamaan dan merawat nilai-nilai luhur budaya bangsa yang sejalan dengan ajaran agama,” ujar Uli.
Senada dengan hal tersebut, Camat Sindangwangi dan Kuwu Bantaragung, Samhari, menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan antara nilai agama dan budaya lokal. Perpaduan tersebut dinilai menjadi fondasi kuat dalam mempererat kerukunan antarwarga serta menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang damai, religius, serta berkarakter. Ke depan, kegiatan tradisi ini direncanakan untuk terus didampingi dan dikembangkan sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal di wilayah Kecamatan Sindangwangi.
Pelaksanaan Hajat Bongkar Bumi ini diakhiri dengan harapan besar agar kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan serta memperkuat kerukunan umat beragama di lingkungan Kementerian Agama.
Kontributor : Muhammad Hasby Aziz


Komentar