Berita Daerah KUA

KUA Cikijing Terapkan Metode Ummi Bebaskan Anak dari Kejenuhan Belajar Al-Qur’an

Cikijing (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Cikijing, Mochamad Nasirul Haq, S.HI., menggelar kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an menggunakan Metode Ummi bagi anak-anak di TPQ Al-Azhar, Desa Kasturi, Cikijing, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan bimbingan tersebut diikuti oleh anak-anak balita hingga usia di bawah 15 tahun di lingkungan Desa Kasturi. Pembelajaran diawali dengan pengenalan huruf dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan Metode Ummi yang interaktif dan sistematis.

Inovasi pembelajaran ini diterapkan agar anak-anak tidak merasa bosan dengan metode konvensional. Melalui Metode Ummi, daya ingat dan kelancaran anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an dapat ditingkatkan secara efektif dan menyenangkan.

Nasirul Haq, menegaskan pentingnya variasi dalam metode pembelajaran Al-Qur’an bagi anak usia dini.

“Pendekatan pembelajaran Al-Qur’an harus disesuaikan dengan perkembangan anak. Melalui Metode Ummi ini, kita ingin anak-anak tidak merasa monoton atau jenuh belajar dengan cara biasa, sehingga kemampuan membaca dan daya ingat hafalan Al-Qur’an mereka dapat meningkat dengan lebih mudah dan menyenangkan,” ujar Nasirul Haq.

Kemenag Majalengka Peringati Sumpah Pemuda, Sekaligus Apresiasi Prestasi Santri

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak di Desa Kasturi dapat dengan mudah memahami serta mengingat ayat-ayat Al-Qur’an. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan bimbingan keagamaan Kementerian Agama dalam membina generasi muda yang Qur’ani.

Kontributor: Rizqi Maulia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *