Jatitujuh (KEMENAG) – Rasa syukur atas capaian 200 kali khatam Al-Qur’an diwujudkan Komunitas Mengaji Bersama melalui kegiatan syukuran yang digelar di Rumah Makan Neng Iis, Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum istimewa bagi para anggota komunitas untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
Komunitas Mengaji Bersama merupakan komunitas mengaji secara daring yang mulai terbentuk pada 16 Mei 2022 melalui kegiatan bertajuk “Indahnya Tadarus Bersama”. Sejak awal berdiri, komunitas ini secara konsisten melaksanakan tadarus Al-Qur’an secara rutin setiap pekan.
Dalam setiap periode khataman, masing-masing anggota membaca satu juz. Dengan jumlah 30 peserta, pembagian bacaan tersebut memungkinkan seluruh anggota menyelesaikan satu kali khatam Al-Qur’an dalam waktu satu pekan. Pola tersebut terus dilakukan secara istiqamah hingga akhirnya komunitas berhasil mencapai khatam Al-Qur’an yang ke-200.
Kegiatan syukuran kali ini diikuti sekitar 30 anggota komunitas yang berasal dari berbagai wilayah. Selain dari Kecamatan Kertajati dan Jatitujuh, peserta juga berasal dari Kasokandel, Majalengka, Kabupaten Cirebon, hingga Banyumas, Jawa Tengah. Keragaman asal peserta tersebut menunjukkan bahwa komunitas mengaji berbasis daring mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam satu semangat dan tujuan, yaitu membumikan Al-Qur’an.
Inisiator sekaligus Admin Komunitas Mengaji Bersama, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., yang juga Kepala MTsN 7 Majalengka, menyampaikan bahwa capaian khatam ke-200 merupakan nikmat dan anugerah yang patut disyukuri.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melaksanakan syukuran khatam Al-Qur’an ke-200. Ini adalah anugerah yang sangat besar dari Allah SWT. Selama ini kami istiqamah melaksanakan tadarus secara online, dan hari ini kami dapat bersilaturahmi secara langsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan semangat kami untuk terus mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujar Dedi.
Menurut Dedi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas capaian komunitas, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Selama ini, para anggota lebih banyak berinteraksi melalui media daring. Pertemuan secara langsung menjadi kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dekat, berbagi kebahagiaan, serta memperkuat rasa kekeluargaan.
Ia menilai keberlangsungan komunitas selama lebih dari empat tahun hingga mampu mencapai 200 kali khatam tidak terlepas dari komitmen dan keistiqamahan seluruh anggota. Semangat untuk saling mengingatkan dan menjaga rutinitas tadarus menjadi kekuatan utama dalam mempertahankan keberadaan komunitas.
“Insya Allah, kegiatan ini membawa manfaat, baik untuk kehidupan di dunia maupun sebagai bekal di akhirat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, menjaga keistiqamahan seluruh anggota, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kami semua,” pungkasnya.
Dedi berharap Komunitas Mengaji Bersama dapat terus menjaga konsistensi tadarus mingguan dan meningkatkan kontribusinya dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk bergabung dalam kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat secara spiritual maupun sosial.
Syukuran khatam Al-Qur’an ke-200 berlangsung dalam suasana khidmat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pemanfaatan media digital tidak hanya dapat digunakan untuk komunikasi dan pertukaran informasi, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun komunitas positif yang mendorong peningkatan kualitas kehidupan keagamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Kontributor: Dedi Priatna dan Suratman


Komentar