Talaga (KEMENAG) — Guna menumbuhkan jiwa kewirausahaan, memicu kreativitas, serta mengasah keterampilan kinestetik peserta didik, MAN 1 Majalengka mengoptimalkan pembelajaran praktik kejuruan. Kegiatan pembuatan kerajinan tangan memanfaatkan bahan dasar tanah liat sintetis (clay) tersebut dilaksanakan oleh siswa-siswi Kelas XII.2 di Ruang Kelas XII.2 MAN 1 Majalengka, Jumat (25/9/2026).
Rangkaian kegiatan Praktik Kerja Usaha (PKWU) berlangsung kreatif di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran PKWU, Nonoh Muawanah, S.Pd. Sebanyak 32 siswa-siswi Kelas XII.2 secara aktif mengolah dan membentuk clay menjadi berbagai ragam produk kerajinan bernilai seni, seperti gantungan kunci, hiasan meja, miniatur, hingga aksesori unik. Selama proses pengerjaan, para peserta didik dilatih untuk bekerja secara teliti, sabar, serta bertanggung jawab terhadap penyelesaian produk kerajinan yang mereka gagas secara mandiri maupun kelompok.

Penyelenggaraan praktek pembuatan produk kreatif ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran kewirausahaan berbasis karya nyata (project-based learning). Melalui sentuhan seni dan inovasi desain, bahan clay yang terjangkau dapat diubah menjadi produk estetis yang memiliki potensi nilai jual di pasaran.
Ketua Murid (KM) Kelas XII.2 MAN 1 Majalengka, Encep Zia Ulhaq Assidiqi, menyampaikan bahwa kegiatan praktik PKWU ini memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengekspresikan ide-ide kreatif.
“Praktik pembuatan kerajinan dari bahan dasar clay ini sangat seru dan mengasah kreativitas kami. Kami belajar bagaimana mengolah bahan yang sederhana menjadi produk kerajinan yang unik dan menarik,” ujar Encep.

Lebih lanjut, ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran ini dapat menjadi bekal siswa dalam berwirausaha secara mandiri di masa depan.
“Melalui pembuatan kerajinan ini, kami tidak hanya belajar ketelitian dan kesabaran, tetapi juga dilatih untuk melihat peluang usaha. Harapan kami, keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk menguraikan ide-ide bisnis sederhana yang bernilai jual,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik PKWU MAN 1 Majalengka merencanakan agenda pameran karya (bazaar) kewirausahaan siswa guna memasarkan hasil kerajinan tangan peserta didik kepada warga madrasah dan masyarakat sekitar.
Melalui keberlanjutan praktik kewirausahaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta jiwa kemandirian ekonomi peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar