Majalengka (KEMENAG) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cigasong turut aktif memperkuat sinergi lintas sektoral dengan menghadiri kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Kapolres Majalengka, Rabu (23/9/2026). Bertempat di Gedung Islamic Center Majalengka, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM., dan Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. Hadir pula para camat, kapolsek se-Kabupaten Majalengka, perwakilan Dai Kamtibmas, Kopdar, FKPM, Bhabinkamtibmas Polres Majalengka, serta jajaran Penyuluh KUA Cigasong, Ujang Eri Zamahsyari, S.Pd.I., S.Sos., dan Baban Ahmad Fuad, S.Sos.
Acara diawali dengan pengarahan dari Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman. Dalam pemaparannya, Kapolres menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para penyuluh agama dan tokoh masyarakat, dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan serta merawat kerukunan di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak akan terwujud secara optimal hanya mengandalkan aparat penegak hukum saja, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dengan para tokoh agama, penyuluh, dan seluruh stakeholder di daerah,” ujar Aldy di hadapan para peserta.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM. Bupati memaparkan berbagai arah kebijakan serta program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka yang membutuhkan dukungan moral dan edukasi dari para tokoh agama serta penyuluh di lapangan agar tersampaikan dengan baik kepada umat.

Pelaksanaan Silaturahmi Kamtibmas ini bertujuan utama untuk membangun serta memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui forum ini, para penyuluh agama diharapkan mampu mengintegrasikan pesan-pesan kedamaian, moderasi beragama, dan kesadaran hukum ke dalam setiap bimbingan penyuluhan kepada masyarakat.
Sebagai langkah tindak lanjut, para penyuluh KUA Cigasong berkomitmen untuk meneruskan pesan-pesan Kamtibmas tersebut melalui majelis taklim, kelompok bimbingan keagamaan, serta pembinaan umat di tingkat kecamatan. Sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, dan penyuluh agama ini direncanakan akan terus dirawat secara berkala melalui kegiatan dialog partisipatif serupa.
Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan Kementerian Agama, khususnya dalam bidang bimbingan masyarakat Islam. Dengan terciptanya situasi daerah yang aman dan kondusif, program-program pembangunan keagamaan dan pelayanan umat di Kabupaten Majalengka dapat berjalan dengan lebih optimal, harmonis, dan berkelanjutan.
Kontributor: Baban Ahmad Fuad


Komentar