Talaga (KEMENAG) — Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., menegaskan bahwa lembaga pendidikan madrasah saat ini telah bertransformasi menjadi pilihan pertama (first choice) bagi masyarakat, bukan lagi sekadar pilihan kedua (second choice). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri prosesi pelepasan dan perpisahan 370 siswa kelas IX MTsN 5 Majalengka, Kamis (11/6/2026).
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Heru Hoerudin membuka sambutannya dengan membakar semangat para siswa melalui yel-yel khas madrasah. Dalam amanatnya, ia mengibaratkan peran mulia seorang guru seperti Tenzing Norgay, pemandu legendaris yang mengantarkan pendaki Edmund Hillary menjadi manusia pertama yang mencapai puncak Gunung Everest pada tahun 1953.

“Guru adalah pemandu setia yang sukses mengantarkan 370 anak didik kita hingga mencapai gerbang kelulusan hari ini. Meskipun tugas mulia mereka sering kali berada di belakang layar, jauh dari sorotan kamera dan publisitas, dedikasi mereka nyata sebagai pahlawan tanpa tanda jasa,” tutur Heru disambut riuh tepuk tangan hadirin di halaman madrasah.
Lebih lanjut, Heru memuji capaian performa akademik dan non-akademik MTsN 5 Majalengka. Tingginya kepercayaan publik dibuktikan dengan jumlah pendaftar tahun ajaran baru yang menembus angka hampir 600 calon siswa, melampaui kuota daya tampung madrasah yang berada di angka 370 kursi. Ia juga mengingatkan pentingnya implementasi arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) terkait perluasan wajib belajar menjadi 13 tahun, dari prasekolah hingga tingkat SLTA.

“Lulusan madrasah memiliki keunggulan komparatif. Otak mereka diasah dengan ilmu pengetahuan umum yang modern, sementara hati dan mental mereka ditempa dengan nilai-nilai spiritual keagamaan yang kuat. Jangan ragu untuk melanjutkan ke jenjang Aliyah, SMA, atau SMK agar siap berkompetisi di dunia profesional,” tegasnya.
Apresiasi Panitia dan Transparansi Anggaran Madrasah
Kegiatan yang dikemas dalam acara MTsN 5 Majalengka Graduation Ceremony bertema “Congratulations Class of 2026” tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MTsN 5 Majalengka H. Jajang Gunawan, M.Pd., Kepala Urusan TU Ade Budiman, S.Pd., Ketua Komite Madrasah H. Endang Syahrul, M.Pd., serta jajaran pimpinan Muspika termasuk Kapolsek Talaga yang hadir bersama anggotanya.
Ketua Panitia Perpisahan, Taopikin Hidayat, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas dukungan moril maupun materil dari seluruh pihak. Ia menyebut kesuksesan acara ini merupakan buah dari kerja sama yang solid dan semangat gotong royong antara pihak madrasah, komite, dan orang tua murid.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang telah menyelesaikan studi selama tiga tahun. Semoga ilmu keagamaan dan akhlakul karimah yang telah ditempa di sini menjadi lentera untuk menggapai cita-cita,” ujar Taopikin.
Senada dengan hal itu, Kepala MTsN 5 Majalengka, H. Jajang Gunawan, M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas kelulusan 100% yang diraih oleh angkatan tahun ini. Dalam sambutannya, ia juga memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai pengelolaan anggaran kegiatan. Jajang menegaskan bahwa meskipun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak mengalokasikan anggaran untuk perpisahan, pihak madrasah bersama komite berhasil menyiasati kegiatan biaya melalui proses musyawarah, serta didukung penuh oleh bantuan cuma-cuma (sponsorship) dari mitra lokal seperti perusahaan sound system Puji Harapan.
Secara simbolis, H. Jajang Gunawan juga menyerahkan kembali amanah pengasuhan anak-anak kepada orang tua melalui Ketua Komite Madrasah.

“Kami telah berupaya maksimal mendidik anak-anak, meski tentu masih banyak kekurangan. Perpisahan ini adalah babak baru. Kami berharap angka melanjutkan sekolah di madrasah ini bisa mencapai 100 persen,” tuturnya. Ia bahkan menawarkan bantuan pribadi bagi siswa kurang mampu yang berkomitmen melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA plus pesantren yang telah bekerja sama dengan pihak madrasah.
Secara khusus, Kepala Madrasah menitipkan empat pesan penting bagi para alumni. Pertama, menjaga nama baik almamater MTsN 5 Majalengka dengan prestasi dan perilaku terpuji. Kedua, tidak meninggalkan salat lima waktu sebagai pondasi utama kehidupan. Ketiga, terus belajar dan adaptif dalam menghadapi dunia luar yang dinamis. Dan keempat selalu menghormati orang tua dan guru-guru yang telah mendidik mereka.
Dorongan Persatuan Alumni dan Motivasi Pendidikan 13 Tahun
Perwakilan wali murid yang disampaikan oleh Ketua Komite Madrasah, H. Endang Syahrul, M.Pd., mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri dengan kelulusan tingkat SLTP ini. Mengutip prinsip filosofis dan hadis Nabi tentang menuntut ilmu sepanjang hayat, ia menekankan bahwa perjalanan akademik para siswa masih sangat panjang.

H. Endang juga melemparkan gagasan strategis mengenai pentingnya pembentukan Persatuan Alumni MTsN 5 Majalengka ke depan. “Sebuah sekolah yang maju akan melahirkan generasi penerus yang berhasil di masyarakat. Di situlah wadah persatuan alumni menjadi penting untuk menjaga jejaring dan memberikan kontribusi nyata bagi madrasah,” kata Endang.
Kesan Mendalam dari Perwakilan Kelulusan
Acara ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan siswa kelas IX, Ainun Nur Siti Fatimah. Dengan penuh haru, ia menggambarkan pengalaman belajar di MTsN 5 Majalengka sebagai sistem three-in-one yang luar biasa, di mana para siswa mendapatkan ilmu agama, pengetahuan umum, sekaligus ilmu kepesantrenan. Ia juga mengajak seluruh rekan angkatannya untuk berdiri dan memberikan penghormatan serta ucapan terima kasih langsung kepada orang tua yang hadir mendampingi mereka.

“Dunia setelah ini tidak selalu mudah. Namun, seperti yang dikatakan Buya Hamka, jangan pernah takut salah dan gagal, karena dari sanalah kita belajar melangkah untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih baik,” kutip Ainun.
“Perpisahan ini hanya memisahkan raga, bukan rasa. Sampai jumpa di gerbang keberhasilan,” pungkas Ainun, mengakhiri prosesi kelulusan Angkatan 2026 dengan penuh optimisme.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar