Berita Daerah KUA

Empat Penyuluh KUA Malausma Matangkan Paduan Suara Jelang Kemah Harmoni Beragama

Malausma (KEMENAG)— Empat Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Malausma mengikuti latihan paduan suara di Aula PLHUT Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Selasa (6/10/2026). Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kemah Harmoni Beragama yang akan diselenggarakan pada November 2026 mendatang.

Latihan kali ini memasuki tahap penghalusan vokal. Para peserta tidak hanya berlatih ketepatan nada dan kekompakan suara, tetapi juga mulai mematangkan gerakan yang akan ditampilkan saat paduan suara tampil dalam kegiatan Kemah Harmoni Beragama.

Empat penyuluh KUA Kecamatan Malausma mengikuti latihan dengan penuh antusias. Proses latihan dilakukan secara bertahap untuk membangun kekompakan, baik dari sisi vokal maupun gerakan, sehingga penampilan nantinya dapat terlihat lebih harmonis dan kompak.

Latihan paduan suara tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpeserta. Selain kemampuan bernyanyi, setiap anggota dituntut mampu menyesuaikan suara, tempo, ekspresi, dan gerakan dengan anggota lainnya.

Salah seorang peserta latihan, Alif Sinta, S.Kom.I., mengatakan bahwa tahap penghalusan vokal menjadi bagian penting sebelum masuk pada penampilan secara utuh.

Peresmian Gedung KUA, Kemenag Majalengka Dorong Peningkatan Kualitas Layanan

“Saat ini latihan sudah masuk tahap penghalusan vokal dan mulai dipadukan dengan gerakan. Kami berusaha menjaga kekompakan suara sekaligus menyesuaikan gerakan agar saat tampil nanti semuanya bisa lebih serasi,” ujarnya.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan sejak jauh hari diharapkan dapat menghasilkan penampilan terbaik sekaligus membawa semangat kebersamaan dalam Kemah Harmoni Beragama.

“Kami tidak hanya ingin tampil bagus, tetapi juga ingin membawa pesan tentang kebersamaan dan harmoni. Karena itu, latihan ini kami jalani dengan serius, tetapi tetap dengan suasana yang menyenangkan,” tambahnya.

Kemah Harmoni Beragama yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang menjadi momentum bagi para penyuluh untuk memperkuat semangat kerukunan, kebersamaan, dan toleransi. Paduan suara menjadi salah satu bentuk ekspresi seni yang diharapkan mampu menyampaikan pesan tersebut secara kreatif.

Dengan latihan yang dilakukan secara konsisten, empat Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Malausma terus mematangkan persiapan. Dari ketepatan nada hingga keserasian gerakan, setiap tahapan menjadi bagian dari upaya menghadirkan penampilan yang tidak hanya harmonis secara musikal, tetapi juga membawa semangat harmoni dalam keberagamaan.

Kemenag Majalengka Dukung Inovasi Manajemen Masjid Modern untuk Pemberdayaan Umat

Kontributor: Alif Sinta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *