Berita Daerah MAN

Efisiensi Kinerja Edukator, Guru Kemenag Ikuti Pelatihan Gemini Academy Batch 3

Talaga (KEMENAG) — Guna meningkatkan efisiensi tata kelola pembelajaran serta mempercepat transformasi digital di lingkungan madrasah, tenaga pendidik Kementerian Agama terus mengasah kompetensi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Pelatihan daring Gemini Academy Batch 3 bagi guru dan staf di lingkungan Kementerian Agama tersebut dipusatkan di Ruang Guru MAN 1 Majalengka, Rabu (9/9/2026).

Rangkaian kegiatan pelatihan dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) dengan diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan. Selama sesi berlangsung, para peserta dibimbing menguasai fitur-fitur utama Gemini AI untuk membantu otomatisasi administrasi guru, penyusunan media ajar, hingga pengelolaan data tanpa harus menguasai bahasa pemrograman atau pengodean (coding) yang rumit. Melalui otomatisasi ini, beban kerja administratif guru dapat dirampingkan sehingga alokasi waktu dan fokus perhatian pendidik dapat dicurahkan secara utuh untuk pendampingan siswa di kelas.

Penyelenggaraan pelatihan kompetensi digital ini dirancang sebagai bentuk adaptasi aparatur pendidikan terhadap perkembangan teknologi informasi modern. Pemanfaatan AI secara terukur dan bijak terbukti mampu memangkas waktu kerja rutin menjadi lebih efektif dan efisien, tanpa mengganggu jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) utama di madrasah.

Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris MAN 1 Majalengka sekaligus peserta pelatihan, Nur Hayati Hidayat, M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran Gemini AI sangat membantu mempercepat penyelesaian tugas-tugas keguruan.

“Pelatihan Gemini Academy Batch 3 ini sangat membantu pekerjaan kami sebagai guru dan staf tata usaha. Kehadiran AI mampu meringankan beban penguasaan coding dan pemrograman dasar sehingga pembuatan media ajar dapat dilakukan dengan jauh lebih cepat,” ujar Nur Hayati.

Kemenag Majalengka Dukung Perbup Tata Kelola Madrasah Diniyah Takmiliyah

Lebih lanjut, beliau mengimbau agar para pendidik tetap bersikap kritis dan bijaksana saat menggunakan hasil keluaran dari kecerdasan buatan tersebut.

“Namun demikian, kecanggihan teknologi bukanlah segalanya. Tetap diperlukan filter, ketelitian, serta kecerdasan penggunanya dalam menyaring informasi agar materi pembelajaran yang dihasilkan tetap akurat, santun, dan sesuai dengan norma pendidikan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, jajaran guru peserta pelatihan di MAN 1 Majalengka akan melakukan pengimbasan internal mengenai teknik pembuatan prompt efektif bagi sesama rekan sejawat guna mendukung digitalisasi layanan pendidikan madrasah.

Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, diharapkan tata kelola KBM dan administrasi pendidik menjadi lebih efektif dan efisien, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan RA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *