Berita Daerah MAN

Disiplin Jadi Kunci, GTK MAN 3 Majalengka Ikuti Monitoring dan Pembinaan Pengawas

Jatiwangi (KEMENAG) — Penguatan disiplin dan profesionalisme Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menjadi fokus Monitoring dan Pembinaan Pengawas Madrasah di MAN 3 Majalengka, Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Belajar Bersama (RBB) tersebut diikuti seluruh GTK sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan tugas di lingkungan madrasah.

Monitoring dan pembinaan tersebut menghadirkan Pengawas Pembina Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Hj. Yoyoh Adewiyah, M.Ag. Kegiatan diarahkan untuk memberikan penguatan kepada GTK agar pelaksanaan tugas pendidikan dan pelayanan di madrasah berjalan sesuai dengan tanggung jawab profesional masing-masing.

Kepala MAN 3 Majalengka, Hj. Ela Nurlaela, M.Pd., membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pengawas Pembina. Menurutnya, pembinaan secara berkala menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di madrasah.

“Pembinaan ini menjadi momentum penting bagi seluruh GTK untuk menyelaraskan pemahaman dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang unggul dan berintegritas,” ujar Hj. Ela Nurlaela.

Dalam sesi pembinaan, Hj. Yoyoh Adewiyah menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai bagian dari tanggung jawab GTK. Disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran dan ketepatan waktu, tetapi juga tercermin dalam kesungguhan melaksanakan tugas, memberikan layanan kepada peserta didik, serta menjaga komitmen sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

“Pendidik tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan komitmen. Kedisiplinan dan kesungguhan GTK dalam memberikan ilmu akan berdampak langsung pada mutu lulusan dan karakter para siswa,” tegas Hj. Yoyoh Adewiyah.

Selain penguatan kedisiplinan, kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan tugas GTK. Pengawas Pembina memberikan arahan agar setiap pendidik dan tenaga kependidikan terus meningkatkan tanggung jawab, profesionalisme, serta kualitas layanan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Monitoring juga memberikan kesempatan kepada GTK MAN 3 Majalengka untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya pelaksanaan tugas secara konsisten. Hal tersebut diperlukan agar berbagai program dan kegiatan madrasah dapat berjalan secara terarah serta mendukung proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.

Bagi MAN 3 Majalengka, pembinaan pengawas menjadi bagian dari proses perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan. Evaluasi tidak hanya diarahkan untuk menemukan hal-hal yang perlu dibenahi, tetapi juga menjadi dasar dalam memperkuat kinerja GTK sesuai dengan kebutuhan madrasah.

Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan tugas dan hasil pembinaan. Arahan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan penguatan dalam pelaksanaan tugas GTK, baik dalam proses pembelajaran maupun pelayanan administrasi dan kegiatan madrasah lainnya.

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Melalui monitoring dan pembinaan yang berkelanjutan, MAN 3 Majalengka terus mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan profesional. Penguatan tersebut diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran, tata kelola madrasah, serta kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik.

Kontributor : Firman Saefatullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *