Ligung (Kemenag) — Anggota Dewan Penggalang MTsN 3 Majalengka menunjukkan kedisiplinan dan keterampilan tinggi saat bertugas dalam Upacara Pembukaan Perkemahan Penggalang di Bumi Perkemahan (Buper) Indra Binangkit, Desa Indrakila, Jumat (25/9/2026). Upacara yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB tersebut berjalan khidmat dan menjadi pembuka rangkaian kegiatan perkemahan bagi seluruh siswa kelas 7 dan 8.
Kelancaran prosesi upacara tidak lepas dari persiapan matang para petugas. Sebelum upacara resmi dimulai, anggota Dewan Penggalang yang bertugas telah melalui proses latihan intensif serta melaksanakan geladi bersih di lokasi kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, para anggota Dewan Penggalang menjalankan berbagai peran krusial, mulai dari Pembawa Acara (MC), Pemimpin Upacara, Pengibar Bendera Pramuka, Dirijen, hingga Pembaca Doa. Kedisiplinan juga ditunjukkan oleh petugas pengucap Teks Pancasila, Pembacaan Pembukaan UUD 1945, Dasa Darma Pramuka, serta Pembawa Baki untuk prosesi simbolis penancapan tunas kelapa.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka beserta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Majalengka yang hadir memberikan dukungan moral kepada para siswa.
Pembina Pramuka MTsN 3 Majalengka, Wartono, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kerja keras para anggota Dewan Penggalang yang telah bertugas dengan maksimal.
“Para anggota Dewan Penggalang telah dilatih secara intensif agar mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Latihan dan geladi bersih yang dilakukan terbukti membuahkan hasil, di mana seluruh petugas dapat menjalankan perannya dengan sangat baik dan percaya diri,” ujar Wartono di sela-sela kegiatan.
Sebagai tindak lanjut, pembinaan kepemimpinan dan kedisiplinan bagi Dewan Penggalang ini akan terus ditingkatkan dan dijadikan agenda rutin tahunan dalam struktur ekstrakurikuler kepramukaan madrasah. Manfaat dari pelatihan ini diharapkan tidak hanya terasa saat bertugas di lapangan, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan para peserta dalam mengemban tugas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatkan kualitas pendidikan karakter di lingkungan madrasah, sekaligus mendukung komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berprestasi.
Kontributor: Putri Siti Reykhani


Komentar