Berita Daerah

Cegah Risiko Kanker Serviks, MTsN 2 Majalengka Gelar BIAS bagi Peserta Didik Putri

Jatiwangi (Kemenag) — MTsN 2 Majalengka bekerja sama dengan Puskesmas Loji melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi peserta didik putri, Kamis (17/9/2026). Kegiatan imunisasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan peserta didik sekaligus memberikan perlindungan sejak dini terhadap risiko penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Pelaksanaan BIAS berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Loji. Peserta didik putri mengikuti proses imunisasi dengan pendampingan dari pihak madrasah.

Salah satu imunisasi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah imunisasi Human Papillomavirus (HPV). Imunisasi HPV diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan infeksi HPV yang berkaitan dengan risiko terjadinya kanker serviks pada perempuan.

Pembina PMR MTsN 2 Majalengka, Sri Widhyarti, S.Pd., berharap kegiatan BIAS tidak hanya memberikan perlindungan kesehatan bagi peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

“Kami berharap melalui kegiatan imunisasi ini anak-anak semakin memahami arti penting kesehatan dan mulai membiasakan diri untuk menjaga kesehatan sejak sekarang. Imunisasi HPV juga merupakan salah satu upaya untuk mencegah kanker serviks, sehingga anak-anak dapat terlindungi dan memiliki masa depan yang sehat,” ungkap Sri.

Menurutnya, edukasi kesehatan perlu diberikan sejak dini agar peserta didik memiliki pemahaman bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi untuk masa depan. Dengan adanya kegiatan BIAS, peserta didik tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga pengalaman dan pengetahuan mengenai pentingnya upaya pencegahan penyakit.

Kemenag Majalengka Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan RA

Kerja sama antara MTsN 2 Majalengka dan Puskesmas Loji melalui kegiatan BIAS diharapkan dapat terus mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang peduli terhadap kesehatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembiasaan hidup sehat sehingga peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta mempersiapkan masa depan dengan kondisi kesehatan yang terjaga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *