Berita Daerah

Belajar Pemrograman, Siswa MTsN 11 Majalengka Praktik Membuat Game Sederhana Menggunakan Scratch

Cingambul (KEMENAG) — Siswa kelas VII-1 MTsN 11 Majalengka mengikuti pembelajaran koding dengan praktik membuat game sederhana menggunakan aplikasi scratch, Kamis (1/10/2026). Kegiatan berlangsung dengan memanfaatkan ponsel masing-masing siswa di bawah bimbingan guru mata pelajaran koding, Nora Rismayanti, S.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mempelajari konsep pemrograman secara teori, tetapi juga langsung menerapkannya melalui pembuatan game sederhana. Dengan menggunakan perangkat masing-masing, siswa mencoba menyusun perintah dan mengatur berbagai elemen dalam game sesuai arahan yang diberikan guru.

Scratch merupakan bahasa pemrograman visual berbasis blok yang dikembangkan oleh MIT Media Lab. Platform ini dirancang untuk membantu pemula, khususnya anak-anak dan pendidik, mempelajari pemrograman melalui pembuatan cerita, game, dan animasi interaktif.

Penggunaan Scratch dalam pembelajaran koding memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret bagi siswa. Konsep pemrograman yang sebelumnya bersifat abstrak dapat dipelajari melalui proses menyusun blok-blok perintah secara visual sehingga lebih mudah dipahami.

Nora Rismayanti membimbing siswa secara bertahap, mulai dari mengenal fitur dan fungsi blok perintah hingga mengembangkan alur sederhana dalam game yang dibuat. Siswa juga diarahkan untuk mencoba, mengamati hasilnya, dan memperbaiki bagian yang belum sesuai.

Kemenag Majalengka Himbau ASN Madrasah Tunaikan Zakat Profesi

Menurut Nora, pembelajaran koding melalui praktik pembuatan game dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal logika pemrograman sekaligus mengembangkan kreativitas.

“Melalui praktik seperti ini, siswa tidak hanya belajar menggunakan teknologi, tetapi juga belajar berpikir logis, menyusun langkah-langkah, memecahkan masalah, dan berkreasi. Scratch menjadi salah satu media yang membantu siswa memahami dasar pemrograman dengan cara yang lebih sederhana dan menarik,” ujar Nora.

Selama pembelajaran, siswa terlihat antusias mencoba membuat game sesuai dengan arahan yang diberikan. Proses tersebut juga mendorong siswa untuk lebih aktif mengeksplorasi berbagai kemungkinan dalam menyusun perintah dan menghasilkan karya digital sederhana.

Pembelajaran koding di MTsN 11 Majalengka diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan sekaligus menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir komputasional, dan keberanian untuk menghasilkan karya melalui teknologi.

Kontributor: Riyan Mardiyana

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *